Blinken Dorong Perdamaian di Gaza, Israel Berulah Lagi
Artikel Terjemahan: Israel seakan tidak ada habisnya menyerang Palestina demi mewujudkan ambisinya menguasai kawasan Jalur Gaza. Dalam berita yang dikutip dari Reuters, serangan Israel sudah menewaskan 19 orang termasuk 6 orang anak pada Minggu, 18 Agustus 2024. Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Anthony Blinken juga mengaku mencoba penekanan gencatan senjata dan melanjutkan dengan pembicaraan.
Pada 18 Agustus lalu, serangan udara Israel telah menewaskan seorang ibu dan anak-anak mereka, namun belum ada pernyataan mendetail dari pihak Israel selaku pelaku serangan. Mereka hanya mengklaim berhasil menghancurkan pelincur roket dari kota sebelah selatan Khan Younis. Sedikitnya 20 pejuang Palestina diklaim gugur.
Upaya-upaya diplomatik terus dilakukan untuk memulangkan para sandera. Pembicaraan antara Amerika, Mesir, dan Qatar akan berlanjut di Kairo Mesir, sebagai lanjutan dari pertemuan di Doha Qatar pekan lalu. Dalam perjalanan politiknya yang ke 10 ke kawasan konflik, Blinken terus mengupayakan pendekatan bagi Israel dan Palestina yang terus berkonflik sejak bertahun-tahun lalu.
Sebagai perwakilan Amerika, Blinken terus mendesak diadakannya pembicaraan dengan Amerika sebagai penengah atau mediator. Konflk kedua pihak makin memanas akibat tewasnya pemimpin Hamas Ismail Haniyeh di Teheran Iran 31 Juli lalu. Salah satu warga Gaza Tamar Al Burai mengatakan, tidak ada yang tersisa bagi pemukim di jalir Gaza kecuali lautan yang jadai batas wilayah. Al Burai juga mengaku capek dengan kondisi seperti sekarang ini. Apalagi Israel terus memaksa warga Gaza untuk pergi ke Deir Al Balah dan Al Mawasi. Padahal ada tank yang terus bersiaga dan menebar ketakutan. (AT - Reuters)