BMW Ambil Jalan Pintas Beli Data Suzuki MotoGP
BMW Membeli Data Motor Suzuki MotoGP. Siap Ke MotoGP 2027?
Artikel Terjemahan: Pabrikan Superbike BMW dikabarkan membeli data motor Suzuki GSX RR yang sempat berkiprah di MotoGP dan menjadikan Joan Mir sebagai juara dunia 2020 sebelum akhirnya pabrikan asal Hamamatsu Jepang itu mundur teratur karena alasan finansial.
Artikel Terjemahan: Pabrikan Superbike BMW dikabarkan membeli data motor Suzuki GSX RR yang sempat berkiprah di MotoGP dan menjadikan Joan Mir sebagai juara dunia 2020 sebelum akhirnya pabrikan asal Hamamatsu Jepang itu mundur teratur karena alasan finansial.
Informasi yang dikutip dari Motosan.es menyebutkan, pabrikan Bavaria Jerman itu sedang bersiap naik kelas dari Superbike ke MotoGP dalam beberapa tahun ke depan, atau paling cepat tahun 2027. Pada saat itu dunia MotoGP sedang ada perombakan besar-besaran terutama dari sisi teknis.
Sudah jadi perbincangan kalau pabrikan asal Jerman itu bernegosiasi dengan Suzuki untuk membeli semua data motor MotoGP pabrikan Hamamatsu Jepang itu. BMW dikabarkan membeli data Suzuki senilai 18 juta Euro untuk bisa memiliki data Alex Rins dan Joan Mir kala masih di Suzuki. Apalagi BMW dikabarkan sangat tertarik dengan balapan prototipe MotoGP, sehingga langsung merogoh kocek untuk membeli data motor yang dulu dikepalai mekaniknya oleh Davide Brivio yang sekarang berlabuh di Trackhouse Aprilia.
Sudah jadi perbincangan kalau pabrikan asal Jerman itu bernegosiasi dengan Suzuki untuk membeli semua data motor MotoGP pabrikan Hamamatsu Jepang itu. BMW dikabarkan membeli data Suzuki senilai 18 juta Euro untuk bisa memiliki data Alex Rins dan Joan Mir kala masih di Suzuki. Apalagi BMW dikabarkan sangat tertarik dengan balapan prototipe MotoGP, sehingga langsung merogoh kocek untuk membeli data motor yang dulu dikepalai mekaniknya oleh Davide Brivio yang sekarang berlabuh di Trackhouse Aprilia.
BMW juga pernah ikut MotoGP tahun 1950 dengan pembalap Walter Zeller dengan motor RS500 Flat Twin, dan secara mengesankan berhasil naik podium 2 dibelakang John Surtees yang mengendarai MV Agusta. Karena sekarang data pegang peranan sangat penting dalam balap MotoGP, itulah yang sekarang sedang dipersiapkan BMW.
Memang belum ada perubahan signifikan saat Suzuki masuk seri terakhirnya di Valencia Spanyol 2022 lalu. Seri itu dimenangkan Alex Rins. Salah satu perubahan terbesar adalah digunakannya ban Michelin Super Grippy 2024 Rear Slick dan ban depan menggunakan ban slick yang diperkuat. Dengan mengimpor langsung data dari motor MotoGP, apalagi dari motor juara dunia, sudah cukup mengisyaratkan BMW sudah dalam kondisi siap tempur menghadapi MotoGP 2027.
Dengan data yang diimpor langsung dari Suzuki, akan menciptakan jalan pintas cukup besar bagi insinyur BMW, sehingga mereka bisa mempelajari langsung kebutuhan mereka untuk terjun di MotoGP. Sekalipun data yang didapat sudah berusia 2 tahun, memulai proyek besar ini akan jauh lebih mudah. Apalagi dengan data motor juara milik Suzuki ketika itu yang masih hangat-hangatnya. Jauh lebih baik daripada membangun motor dari nol dengan berbagai percobaan yang pastinya lebih banyak makan biaya.
Jadi, dana 18 milyar Poindsterling untuk mewujudkan rencana BMW masuk MotoGP akan vital, dan BMW malah bisa berhemat banyak dalam membangun motornya. Apalagi konfigurasi mesin Suzuki sama persis dengan BMW yang sama-sama bermesin inline 4 silinder. Konfigurasi mesin ini ternyata sama dengan milik pabrikan Bavaria itu. Jadi tidak ada masalah dengan mesin meski datanya beda merek dengan BMW.
Dengan data yang diimpor langsung dari Suzuki, akan menciptakan jalan pintas cukup besar bagi insinyur BMW, sehingga mereka bisa mempelajari langsung kebutuhan mereka untuk terjun di MotoGP. Sekalipun data yang didapat sudah berusia 2 tahun, memulai proyek besar ini akan jauh lebih mudah. Apalagi dengan data motor juara milik Suzuki ketika itu yang masih hangat-hangatnya. Jauh lebih baik daripada membangun motor dari nol dengan berbagai percobaan yang pastinya lebih banyak makan biaya.
Jadi, dana 18 milyar Poindsterling untuk mewujudkan rencana BMW masuk MotoGP akan vital, dan BMW malah bisa berhemat banyak dalam membangun motornya. Apalagi konfigurasi mesin Suzuki sama persis dengan BMW yang sama-sama bermesin inline 4 silinder. Konfigurasi mesin ini ternyata sama dengan milik pabrikan Bavaria itu. Jadi tidak ada masalah dengan mesin meski datanya beda merek dengan BMW.
Dengan regulasi bakal diturunkannya kapasitas mesin dari 1000cc ke 850cc jelas sangat membantu motor bermesin segaris atau inline seperti milik Suzuki dan BMW. Jadi makin bikin penasaran deh langkah BMW untuk masuk ke MotoGP.
(photo by: WorldSBK.com)