Lucio Chechinello Blak-blakan Soal LCR
Artikel Terjemahan. Putaran ke dua MotoGP sedang berlangsung, dan musim 2024 ini Honda samasekali belum menunjukkan kualitasnya sebagai tim papan atas. Tim asal Jepang ini malah jadi salah satu yang mendapat konsesi karena penampilannya yang sangat buruk tahun lalu. Dari tim langganan juara, jadi tim langganan terjungkal dan juru kunci di klasemen, tentu menyesakkan siapapun di Honda, termasuk LCR sebagai tim satelit yang sangat setia.
Dengan kompetisi MotoGP yang sudah kurang 3 bulan lagi, Honda harus dan wajib berbenah supaya tidak kelimpungan ditinggal lawan-lawannya dari Eropa. Saat ini tim Jepang yang tersisa tinggal Honda dan Yamaha. Suzuki sudah 2 tahun lalu say goodbye pada gelaran balapan yang sudah digelar sejak tahun 1950an.
Sebagai pemilik tim, Lucio Chechinello juga merasa sangat penasaran dengan hancurnya performa Honda. Bahkan tim resminya Repsol Honda samasekali tidak berdaya semenjak ditinggal Marc Marquez ke Ducati. Tentang ini, Lucio Chechinello berkisah yang dikutip dari situs Spanyol Motosan.es.
"Sejak 2006 kami sudah mulai bekerjasama dengan Honda," tuturnya. Lucio juga mengaku tertegun melihat begitu banyaknya spareparts yang didatangkan untuk mendongkrak performa. Dengan kerja keras tanpa henti, tim Honda
Mantan pembalap itu juga mengakui, para pembalap Honda mati-matian mengetes berbagai komponen mulai dari mesin, kelistrikan, sampai aerodinamika, dengan memanfaatkan kelonggaran sistem konsesi MotoGP. Karena kondisi Honda saat ini sangat berbeda dibanding jaman Marc Marquez masi pegang kendali di pabrikan berlogo sayap tiunggal itu. Kepindahan Marquez ternyata berdampak buruk bagi performa Honda secara keseluruhan, dari tim yang disegani, menjadi tim yang dijauhi.
Lucio Chechinello juga mengatakan, perangkat aerodinamika baru, termasuk mesin dan sasis yang juga baru akan segera datang, dan dibarapkan performa Honda bisa lebih baik lagi. Apalagi bos Honda Racing Corporation akan datang dan merapat langsung waktu balapan berlangsung di sirkuit Motegi Jepang. Jadi tekanan mental saat ini bagi para awak Honda menjadi sangat besar.
Memang kemenangan Honda di balap ketahanan Suzuka 8 Hours sangat berarti dan bisa menjadi hiburan. Apalagi sebuah kemenangan bisa menjadi motivasi untuk tampil lebih baik lagi. Menurut Chechinello, prestasi Honda pada ajang balap ketahanan itu menjadi sangat berarti untuk bisa berbicara lebih banyak di ajang MotoGP. Sementara dari line up pembalap, baru Somkiat Chantra yang dipastikan membalap untuk LCR Honda. Sementara Ai Ogura yang juga dari Honda di Moto2 seperti Somkiat, ternyata bergabung dengan Trackhouse Aprilia, sehingga Takaaki Nakagami yang dirumorkan bakal pensiun tahun 2025, masih diperpanjang di LCR. (AT)