Rossi Tak Bisa Temani Pecco Lawan Marquez
Artikel Terjemahan - Valentino Rossi sang pemilik akademi VR46 sempat berjanji tahun lalu, akan lebih sering hadir di paddock untuk menyemangati muris-muridnya seperti Francesco Bagnaia, terutama saat bertarung melawan Marc Marquez yang sekarang justru jadi rekan setim Bagnaia di Ducati Lenovo.
Yang membuat kubu padepokan VR46 makin waspada, karena Marquez mampu mengacak-acak formasi Ducati dan sukses mendapat perhatian sang manajer Gigi Dall'igna. Terbukti waktu seri pertama MotoGP 2025 di Buriram Thailand, Gigi tak sungkan mencium nomor motor 93 milik Marquez. Pembalap asal Cervera Spanyol itu sukses memenangkan sprint race dan balapan utama sekaligus bersama sang adik Alex Marquez.
Nampaknya tahun 2025 ini perseteruan kubu Rossi dan Marquez akan terus berlanjut, dari pangkal bahala 2015 lalu waktu Rossi masih aktif jadi pembalap dan sedang mengejar gelar juara dunia MotoGP ke sepuluh masih akan terus berlanjut karena Rossi sudah punya murid dari akademi VR46. Sementara menurut pembalap tester Sylvain Guintoli, belum diketahui apa langkah Rossi untuk menolong Bagnaia. Tapi Guintoli hanya berujar singkat, Pecco pasti sudah tahu apa yang akan dilakukannya. Tahun lalu kelihatannya Pecco setel kalem, tapi di penghujung kompetisi justru malah panas meski di akhir ia menyerahkan trofi juara MotoGP pada Jorge Martin.
Guintoli menambahkan, kalau ia jadi Pecco, jelas akan lebih waspada, karena tahun lalu Marquez lebih baik dengan motor spek setahun sebelumnya. Apalagi dengan pek motor yang sama dengan tim resmi, hasilnya pasti lebih bagus, dan itu sudah terlihat di seri pertama di Buriram minggu lalu. Apalagi Pecco menurutnya jelas lebih waspada sekarang karena Marquez jadi rekan serimnya. Bahkan sekelas veteran seperti Neil Hodgson sampai wanti-wanti di GP Thailand kemarin, Marquez akan jadi ancaman buat Pecco. (AT Crash.net / photo: Wikipedia)