Fabio Quartararo: Performa Kuat M1 Tidak Masuk Akal


Artikel Terjemahan
Pembalap Yamaha Fabio Quartararo kaget sendiri waktu mendapati motor YZR M1 yang dikendarainya mampu masuk garis finish di 10 besar GP Jerez yang akan berlangsung hari Minggu 27 April besok. Performa kuat itu didapat kemarin waktu sesi latihan bebas, sehingga Fabio yang mulai mengenali karkter motornya yang kurang kompeitif malah jadi kaget begitu mengetahui motornya mampu finish 10 besar.

Ini jelas diluar prediksi BMKG kalau kata sebagian anak Indonesia sekarang. Padahal musim lalu Yamaha kesulitan melawan para pesaing dari Eropa. Pembalap kelahiran Nice Perancis itu tak menduga bisa melintas garis finish di urutan 5 sesi latihan kemarin sore. Padahal Quartararo sempat mau frustrasi karena laju motor Yamahanya masih kalah ajib dibanding motor Eropa seperti KTM, Aprilia, apalagi Ducati. Dengan begitu, Fabio Quartararo lolos ke kualifikasi kedua, dan ternyata itu juga yang sebetulnya sedang diincar. Jadi kalau sampai gagal lolos, juara dunia MotoGP 2021 itu akan kecewa berat.

Menurutnya, feeling berkendara yang didapatnya cukup baik, khususnya untuk suspensi depan. Bagi Fabio,  berpendapat sebetulnya suspensi depan dan belakang miliknya bisa disetel lebih seimbang supaya sektor pengereman juga bisa dilakukan dengan hard braking,

Saat pengereman sudah bagus, masalah muncul lagi soal ban, namun menurutnya soal ban masih belum begitu mengkhawatirkan. Biasanya kata Fabio, ban yang baru dipakai baru akan habis setelah 3 putaran. Menurut mantan rekan setim Franco Morbidelli itu, biasanya beda sirkuit akan ada penambahan sudut ban (chamber)

Dengan kecepatan yang bisa ditunjukkan Fabio Quartararo kemarin, bisa jadi pada sprint atau balapan utama Minggu besok, El Diablo akan mampu mengamankan posisi yang bagus. Waktu diwawancara sesudah sesi free practise, Quartarato mengakui posisi berapapun tidak menjadi fokusnya saat itn. Hanya karena merasa daya cengkeram ban lumayan bagus, dia berani ambil resiko dan bisa masuk 5 besar.

Khusus balapan besok, Fabio mengakui cuaca akan lebih dingin sehingga bisa saja pembalap bernomor start 20 itu bisa tampil lebih ngacir karena lebih mampu mendapat cengkeraman ban lebih baik. (AT Motosan / photo:Crah.net)

Popular posts from this blog

Rivola: Kami Pasti Kalahkan Marquez Tahun Depan

Ezpeleta: MotoGP Juga Bisa Pakai Sirkuitnya F1

Honda Rebel 2026 Dengan Warna dan Styling Baru