Jorge Martin Akan Pulang
Artikel Terjemahan Aprilia sempat khawatir waktu pembalap andalannya Jorge Martin justru cedera parah waktu balapan di Qatar, tapi perlahan-lahan kesehatan Martin sudah makin baik. Bahkan pembalap asal Spanyol yang 1 kampung dengan Aleix Espargaro di Andorra itu akan dipindah ke rumahsakit di Madrid untuk lebih bisa memantau perkembangan kesehatannya.
Cedera Martin memang cukup serius dengan 11 patah tulang di sekujur tubuhnya, dan sempat kesulitan bernafas imbas tabrakan beruntun di Qatar yang justru menjadi balapan yang ditunggu-tunggu karena ini pertamakalinya Martin pindah merek setelah memperkuat Pramac Ducati sebelum Pramac ganti pemasok mesin ke Yamaha, sedangakn Martin pindah ke Aprilia karena dicuekin Ducati setelah meraih juara dunia MotoGP 2024.
CEO Aprilia Massimo Rivola menjelaskan, ini berita bagus untuk Aprilia, karena Martin sudah bisa keluar dari rumahsakit untuk kemudian dipindahkan ke hotel sebelum terbang ke Madrid untuk lebih memudahkan perawatannya. Meski begitu, dengan kondisi yang masih dirawat, Martin masih harus menggunakan ambulans medis atau medical flght. Menurut Rivola, Martin akan dipindahkan ke rumahsakit Ruber International Hospital. Dari situ akan diketahui kondisi terakhir Martin sekaligus mencari cara terapi yang efektif supaya segera pulih. Meski belum ada jadwal yang sudah fixed, tapi Aprilia benar-benar memperlakukan Martin seperti seorang ayah yang merawat anaknya.
Rivola sendiri menegaskan, belum ada waktu pasti kapan Martin bisa kembali turun balapan, dan tidak juga dengan rencana apakah akan diganti pembalap lain untuk sementara. Rivola tidak ingin berspekulasi tentang kesembuhan Martin atau kapan pembalapnya itu akan bisa turun balapan lagi. Rivola juga menegaskan, saat ini Aprilia mendukung penuh upaya Martin untuk segera sembuh. CEO Aprilia itu ingin Martin juga merasakan perlakuan yang hangat seperti seorang ayah terhadap anaknya yang sedang sakit. Sehingga saat ini cara Aprilia adalah berusaha menjaganya sedekat mungkin.
Massimo Rivola juga tidak ingin menuding siapapun terkait kecelakaan Martin waktu tragedi Qatar. Saat itu Fabio Quartararo yang tepat berada di belakangnya, sehingga bisa melihat dengan jelas rangkaian kenadiannya. Hanya saja Rivola masih agak tidak terima dengan kenyataan Martin mengalami kecelakaan karena tabrakan. Menurutnya, kerb yang ada di sirkuit sejatinya untuk balap mobil bukan motor, karena desainnya jelas beda peruntukan. Itulah yang dituding Rivola sebagai biang kecelakaan pembalapnya.
"Kalau kamu balapan di tempat yang sama dengan tempat F1 digelar, akan sulit menemukan kompromi, karena desain untuk keamanan F1 dan MotoGP sangat berbeda," Rivola menegaskan.
Yang jelas kejadian Martin menjadikan perdebatan soal keselamatan pembalap kembali mengemuka. karena ada perbedaan antara keamanan untuk balap mobil dan balap motor, khususnya di kawasan aman agar mencegah terjadinya kecelakaan parah seperti yang menimpa Jorge Martin.
