Korea Selatan Gelontorkan 23 Miliar Dolar Dampak Ketidakpastian Tarif Amerika
Artikel Terjemahan : Korea Selatan hari ini menggelontorkan dana sekitar 23 miliar dolar, sebagai bentuk dukungan pemerintah atas kenaikan tarif semikonduktor. Kalau dikurskan dalam mata uang Won, nilainya setarq dengan 33 triliun won, naik dari tahun lalu 26 triliun Won.
Langkah ini sebagai jawaban atas permintaan Seoul mendukun Amerika Serikat yang sedang terlibat perang tarif dengan Cina.
Pemerintah Korea Selatan juga menaikkan bantuan program terhadap industri semikonduktor dalam negeri, dari 17 triliun Won menjadi 20 triliun Won.
Keputusan menaikkan bantuan ini karena sektor semikonduktor sedang butuh uluran tangan untuk bersaing secara global.
Samsung sebagai perusahaan semikonduktor terkemuka, dalam perdagangan di bursa efek, bersaing dengan pabrikan lain yang juga melantai di bursa saham. Tahun lalu ekspor semikonduktor Korea Selatan mencapai 141 triliun dolar. Sementara pesaingnya dari Cina dan Amerika Serikat sendiri mencetak.46,6 triliun dolar dan 10,7 triliun dolar.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan pada hari Minggu lalu, akan mengumumkan tarif impor barang dari luar Amerika, namun tingkat fleksibilitas tarifnya bergantung pada kebijakan beberapa perusahaan di sektor ini.
Dalam pertemuan Selasa pekan lalu, Menteri Keuangan Korea Selatan Choi Sang-mok menyatakan, akan berkonsultasi dengan Amerika sehuhungan penyelidikan seksi 232 atas semikonduktor dan produk biopharmaceutical untuk meminimalkan dampak terhadap perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor ini.
Pemerintahan Seoul juga akan bernegosiasi lebih lanjut soal menggenjot permintaan domestik, sekaligus memperluas cakupan pasar. (AT Reuters / Photo : Freepik)
.jpg)