Martin: Menyalip Bagnaia Jadi Kesenangan Tersendiri

Artikel Terjemahan: Balap sprint boleh saja dimenangkan Marc Marquez dan adiknya, karena keduanya memang sangat cepat dan bahkan seorang Pecco Bagnaia kesulitan mengejarnya. Namun ada yang tak boleh dilupakan oleh publik yaitu seorang Jorge Martin yang jadi juara dunia MotoGP tahun lalu, dan sekarang sudah turun sejak cedera yang mengharuskannya beristirahat selama 3 seri balapan, sebelum kembali turun dengan performa yang baik.

Dalam jumpa pers usai sprint race, Martin mengungkapkan kondisi fisik terutama tangan kanannya yang belum 100 persen prima, memang memberi tantangan tersendiri untuk mengatasinya. Kondisi ini makin menyulitkan buatnya karena tikungan di Qatar didominasi belokan ke kanan yang menuntut kekuatan tangan kanan, sementara Martin cederanya di tangan kanan. 

Meski begitu, Martin tetap merasa mampu mengatasi segalanya dalam balapan nanti malam Waktu Indonesia Barat sekitar jam 2 dinihari nanti. Dalam sprint race tadi malam, Martin membuktikan bahkan sekelas Pecco Bagnaia juga dilibasnya, sehingga Matin merasa positif akan mampu menjalani 22 putaran balapan nanti.

Tadi pembalap satu negara dengan Marc Marquez dan Aleix Espargaro itu sempat kesulitan waktu balap sprint, karena merasa tangan kanannya terasa tak sekuat biasanya. Namun perlahan Martin mulai bisa mengatasinya, dan bahkan ia juga merasa lebih bisa beradaptasi dengan Aprilia RS tunggangannya.

Selain memperkuat tangan kanannya, Martin juga berusaha memperbaiki pengereman motornya supaya ketika berbelok akan lebih mudah dijinakkan dan tidak sampai melebihi batas trek yang ada supaya tidak kena hukuman penalti. (AT Motosan.es / Photo: Motorsport.com)

Popular posts from this blog

Rivola: Kami Pasti Kalahkan Marquez Tahun Depan

Ezpeleta: MotoGP Juga Bisa Pakai Sirkuitnya F1

Honda Rebel 2026 Dengan Warna dan Styling Baru