Pedro Acosta Tidak Akan Ke Mana-mana
Artikel Terjemahan: Selama ini ternyata sosok Pedro Acosta sudah memancing perhatian tim-tim lain. Kemarin Valentino Rossi mengungkapkan ketertarikannya pada pembalap KTM itu, dan sempat beredar isu kalau Acosta yang juga ngefans dengan Rossi pengen berlabuh di tim yang dikelola idolanya itu, sehubungan kesulitan finansial yang dialami KTM. Meski Rossi sudah menyatakan akan melihat situasi lebih dulu, gosip sudah menyebar bak kabar burung bahwa Rossi berminat pada binrang KTM itu dan menjadikannya pembalap andalan di VR46.
Namun pemilik tim Pit Beirer menyatakan sudah berbicara dengan Acosta mengenai isu kepindahannya keluar KTM. Jawaban Acosta menegaskan kalau pembalap Spanyol itu ada di bawah kontrak KTM, sehingga kecil kemungkinan tim lain untuk meminangnya. Rumor kepindahan Acosta mulai muncul sejak tim asal Mattighofen Austria itu mengalami kesulitan keuangan akibata krisis ekonomi yang melanda Eropa. Pengetata anggaran pun diberlakukan sehingga pembaruan komponen motor sangat hati-hati dilakukan supaya tidak memakan terlalu banyak anggaran.
Acosta juga dirumorkan akan berpindah ke tim VR46 setelah diketahui Acosta meupakan fans Rossi ketika masih kecil. Akan tetapi Acosta juga dirumorkan bakal pindah ke tim yang finansialanya lebih kuat seperti tim milik Valentino Rossi, Honda, bahkan Pramac Yamaha meski disana sudah ada Jack Miller, Miguel Oliveira dan Fabio Quartararo. Rumor itu makin kencang saat di Qatar Jumat lalu, Rossi muncul dan terlihat mendukung Acosta, meski menolak memberi keterangan apapun. Rumor itu masih belum menjadi kenyataan, karena pihak KTM sudah mengontrak Acosta tahun ini, sehubungan tahun lalu ia dikontrak tim Tech 3.
Manajer KTM Pit Beirer menegaskan, Acosta tidak akan kemana-mana sebagai perjanjian pembalap Spanyol itu akan tetap membela bendera KTM meski situasi perekonomian di garasi sedang tidak baik-baik saja. Beirer juga mengatakan, Acosta adalah superstar binaan KTM karena dia adalah pembalap hebat yang ditemukan beberapa tahun lalu. Dari situlah Acosta diikutkan kompetisi internal KTM Rookies Cup dan pihak KTM merasa Acosta adalah hak milik dari pabrikan Austria tersebut.
Akibat krisis ekonomi di Eropa saat ini, pengembangan motor RC16 KTM menjadi tersendat-sendat dan bukan mustahil pengembangannya akan berhenti kalau tidak juga keluar dari tekanan moneter saat ini. Namun semua kabar miring itu ditepis Beirer dengan mengatakan, sudah menyiapakn komponen baru untuk tes, tapi terhambat cuaca buruk sebingga pengiriman komponen jadi terganggu.
Beirer juga mengaku jengkel dengan orang-orang di sekitarnya yang menganggap KTM tidak bisa berbuat apa-apa menghadapi krisis keuangannya. Dikiranya krisis yang terjadi sebegitu parahnya sampai pabrikan tidak mampu beli komponen untuk mengembangkan motor. Padahal yang benar adalah, KTM terus mengembangkan motor dan mendatangkan part baru untuk diujicobakan supaya ada paket motor yang bisa bersaing dalam MotoGP.
Tentang tidak adanya tes, Beirer menegaskan itu bukan karena KTM sedang kena imbas krisis keuangan, tapi memang sirkuit Jerez tempat tes akan dilangsungkan saat ini sedang dilanda banjir sehingga tidak mungkin menggelar tes di sana. Tempat lain yang menjadi alternatif adalah Misano Italia. Tapi disana cuacanya sedang tidak mendukung untuk tes. Yang jelas, KTM tetap berupaya memberikan segala yang dibutuhkan untuk musim kompetisi 2025 ini dan tetap menjadi tim yang kuat melawan dominasi Ducati dan Aprilia juga Honda dan Yamaha yang mulai (AT- Motosab.es / Photo; Wikipedia)
