Trackhouse Ternyata Tidak Mau Pembalap Amerika


Artikel Terjemahan Sebagai tim baru di MotoGP, nama Trackhouse langsung mencuri perhatian dengan direkrutnya mantan manajer Suzuki sekaligus pernah membawa Valentino Rossi untuk pindah dari Honda ke Yamaha dan terbukti tangan dinginnya sukses membawa Yamaha juara dunia sampai 3 kali dan akhirnya tim asal Iwata Jepang itu selalu diperhitungkan lawan meski sekarang Yamaha harus berjuang lebih keras. 

Nama besar Brivio juga menjadi jaminan mutu waktu pindah dari Yamaha ke tim F1 Alpine. Tapi Brivio lebih suka di MotoGP, sehingga kembali untuk roda 2, namun kali ini tidak lagi ke Yamaha, apalagi Suzuki yang sudah mundur dari MotoGP. Sekarang Brivio direkrut tim Trackhouse dari Amerika, namun menjalin kerjasama dengan Aprilia sebagai pemasok motor.

Selain memilih bekerjasama dengan Aprilia sebagai pemasok mesin, Trackhouse ternyata lebih suka dengan pembalap dari luar Amerika, meskipun pemilik timnya orang Amerika. Tim milik pengusaha Amerika Justin Marks itu ternyata tidak begitu suka dengan pembalap asli Amerika untuk meramaikan persaingan di MotoGP.

Selama ini Trackhouse dikenal sebagai franchisee balap Nascar di Amerika. Jadi agak mengherankan sebetulnya, mereka malah membeli tim satelit Aprilia tahun lalu, dan tidak mau diperkuat pembalap dalam negeri mereka di MotoGP. Sudah lama tidak ada pembalap Amerika di kancah ini. Terakhir ada orang Amerika di MotoGP waktu Nicky Hayden juara MotoGP tahun 2006/ Pembalap ini juga punya julukan Kentucky Kid karena asalnya dari negara asal Colonel Sanders penemu Kentucky Fried Chicken.

Waktu membeli tim Trackhouse, sempat muncul harapan ada pembalap Amerika yang bisa  berkiprah di MotoGP atau kelas dibawahnya seperti Moto2 atau Moto3 sekalipun. Meski ada Joe Roberts yang bisa jadi pilihan karena dia asli Amerika, Justin Marks ternyata tidak begitu suka dengan orang Amerika di timnya. Trackhouse melah mengambil Ai Ogura dari Jepang untuk memperkuat tim, Bersama Raul Fernandez yang orang Spanyol, Trackhouse berhasil menempati pringkat 5 dalam klasemen sementara.

Waktu diwarancara CNN, Justin Marks mengatakan, ada 2 pemikiran yang muncul tentang alasan tidak memilih pembalap orang Amerika. Yang utama adalah bahwa tim ini adalah tim asal Amerika tapi dengan ekspansi internasional. Karena itu Justin Marks menginginkan punya pembalap yang bsia diajak bertumbuh dan bekerjasama dalam waktu lama.

Justin juga menambahkan, pihaknya mencari pembalap rookie untuk diajak kerjasama dan tumbuh bersama. Sementara Brivio juga mengakui, memilih pembalap rookie seperti Ai Ogura juga menjadi pertaruhan besar. Namun dengan kemampuan Ogura yang sudah ditunjukkan selama ini, Brivio yakin tidak salah pilih. Mantan manajer Valentino Rossi ini juga mengatakan, yang penting dirinya melihat potensi dari seorang pembalap, dan saat ini jawabannya adalah Ai Ogura.

Brivio juga menilai keseharian Ai Ogura di garasi juga menjadi penilaian penting, kenapa Brivio memilihnya. (AT Crash.net / Photo: MotoGP.com)

Popular posts from this blog

Rivola: Kami Pasti Kalahkan Marquez Tahun Depan

Ezpeleta: MotoGP Juga Bisa Pakai Sirkuitnya F1

Honda Rebel 2026 Dengan Warna dan Styling Baru