Carlos Checa: Sebetulnya Kami Tidak Berharap Rossi Menang

Artikel Terjemahan Carlos Checa menceritakan pengalamannya selama pernah menjadi rekan setim Valentino Rossi di Yamaha waktu baru pertama pindah dari Honda. Saat itu di awal 2004, pembalap asal Spanyol itu samasekali tidak berharap Rossi akan mampu menjinakkan Yamaha yang waktu itu terkenal susah dan butuh usaha yang ekstra keras. Ketika pindah dari Repsol Honda yang merupakan tim juara saja, sebetulnya Checa malah tidak berpikir kalau Rossi akan bisa jadi juara dunia. Dengan Yamaha yang waktu itu dikenal sebagai motor underdog sudah pasti performanya tidak akan jauh beda pikir Checa. Tapi yang terjadi sejak 2004 sampai Checa mengakhiri tugasnya di Yamaha tahun 2007, Checa justru melihat Rossi merajalela dengan Yamaha, dan mengalahkan Honda yang selama ini menjadi motor superior sehingga sempat ada pemeo kalau ingin motor juara pakailah Honda.

Itu berhasil dipatahkan Rossi bahkan di tahun pertamanya bersama pabrikan berlogo garpu tala itu. Rossi rela meninggalkan Honda yang sudah memberinya 3 gelar juara dunia berturut-turut. Sementara Yamaha ngos-ngosan mengejar Honda yang semakin di depan. Karena dulu Honda sangat superior, mereka mulai arogan dan tidak membolehkan Rossi mengetes Yamaha sampai akhir tahun sesuai kontrak yang berakhir pada akhir tahun 2003. Untungnya Honda memberi kelonggaran begitu tahun berganti. Carlos Checa yang menjadi rekan setimnya berkata, kalau ia sempat dilupakan karena rekan setim sekaligus lawan tangguh saat itu adalah Jorge Lorenzo.

Carlos Checa mengakhiri karir balapnya tahun 2004 di peringkat 7. Checa juga mengakui ikut termotivasi karena Rossi mampu mengubah motor pecundang jadi pemenang hanya dalam satu musim kompetisi. Kepada media Spanyol DAZN Checa mengaku tidak menyangka Rossi bisa langsung juara di tahun pertamanya bersama Yamaha. Menurut Checa, Rossi membawa energi yang sangat besar dan berani ambil resiko menantang Honda yang lagi jaya-jayanya.

Sekarang kalau diingat lagi, Checa telah ikut berperan dalam kesuksesan Rossi sebagai rekam setim yang juga ikut membantu dalam pengembangan motor. Bedanya Checa dengan Lorenzo, Rossi minta dibuatkan tembok pemisah, sehingga muncul isu Rossi bentrok dengan Lorenzo meski itu rekan setimnya. Makanya Checa heran. Meskipun pembalap dari Spanyol, Rossi dan Checa samasekali tidak ada masalah. (AT Speedweek / Photo: Wikipedia)


Popular posts from this blog

Rivola: Kami Pasti Kalahkan Marquez Tahun Depan

Ezpeleta: MotoGP Juga Bisa Pakai Sirkuitnya F1

Honda Rebel 2026 Dengan Warna dan Styling Baru