Drama GP Monaco Mengkhawatirkan - Bernie Collins
Artikel Terjemahan Pengamat dan analis strategi F1 Berne Collins menilai, drama tentang hubungan radio antara Lewis Hamilton dengan teknisi waktu balapan di Monaco pekan lalu menunjukkan ada kekhawatiran bagi Hamilton dalam balapan saat itu. Menurutnya, Hamilton tampil balapan tidak setenang biasanya, dan kecepatannya pun juga tidak seperti biasanya. Hamilton tampak mengkhawatirkan sesuatu.
Pembalap asal Inggris itu berhasil finish ke-5 dibelakang rekan setimnya Charles Leclerc hampir 50 detik jauhnya. Dampaknya, Hamilton mendapat penalti karena dianggap menghalangi Max Verstappen yang melaju lebih cepat darinya. Menurut pengakuannya, ada misinfomasi soal Verstappen, sehingga Hamilton menghalangi jalannya. Dalam komunikasi itulah, Hamilton mengaku bingung tidak bisa memastikan siapa yang dihalangi jalannya dalam balapan.
Dalam podcast yang disiarkan Sky F1, Collins menceritakan kecepatan Lewis Hamilton kurang ideal saat posisinya sedang ada di tengah balapan yang seharusnya gas pol. Collins juga kaget Hamilton bisa kalah dalam pitstop keduanya, meski sebetulnya ada cukup waktu untuk mendahului Piasti yang masuk. Tapi karena Hamilton sedang lengah, Piastri mampu mendauluinya.
Sebetulnya Hamilton bisa tancap gas dan meninggalkan lawan, namun karena kurangnya kecepatan, pembalap Ferrari itu jadi ikut stuck.
Meski begitu, tingkat kepercayaan diri Hamilton lebih baik dari Leclerc sehingga akhirnya bisa melepaskan diri. Menurut Collins dan juga komentator Sky David Croft, Hamilton seharusnya saling dukung dengan Leclerc untuk membantu satu sama lain.
Menurut Colins, justru sebetulnya tidak ada siapapun dibelakang Hamilton. tapi pembalap asal Inggris itu malah bilang lewat radio komunikasi bahwa dirinya sedang terjebak di antah berantah. Karena itulah Collins melihat Hamilton tampil tidak seperti biasanya.
Sekarang yang jadi pertanyaan adalah, mampukah Hamilton memperbaiki keadaan dalam balapan berikutnya di Barcelona? Setidaknya peluang menang sangat besar, karena selama ini balapan di Catalunya Barcelona selalu memberikan hasil baik untuk Hamilton. Terbukti dari rekor tak teralahkan sejak 2017 dan 2021 waktu masih bersama McLaren Mercedes.
Setidaknya Hamilton sudah berjuang keras, dan hasilnya sudah mulai terlihat ketika tahun 2023 berhasil finish ke-3 dibelakang Verstappen dan 2024 juga dengan hasil yang sama. Kata Bernie Collins, yang penting melihat Hamilton bisa berprestasi lagi setelah kebingungan di Monaco sudah cukup bagus. (AT Crash.net / Photo: Autosport)
