Enea Bastianini Krisis Pede Dengan KTM
Artikel Terjemahan Enea Bastianini pekan lalu sesudah balapan di Jerez mengaku tidak bisa tampil maksimal. Apalagi motor KTM RC16 masih belum menyatu dengan gaya balapnya. Alhasil dalam balapan di Jerez pekan lalu, Bastianini hanya bisa berada di posisi-13 dengan total poin 28. Pembalap asal Italia itu juga mengeluhkan kestabilan motor.
"Ketika kamu merasa tidak nyaman dengan motor, kamu tidak bisa memacu sampai batasnya." Dan sampai kemarin masalah kestabilan masih belum juga menemukan solusi.
Ini jadi paradoks, karena disaat yang sama, Maverick Vinales yang jadi rekan setimnya malah kompetitif banget. Ini membuat Bastianini merasa putus asa dan kurang percaya diri dengan pabrikan asal Mattighofen Austria itu. Bastianini berharap KTM segera punya paket baru untuk membuat RC16 lebih kompetitif lagi.
Selain soal kenyamanan, Bastianini punya satu masukan lagi, kecepatan menikungnya jadi titik lemah yang harus diperbaiki tim teknis KTM. Belum lagi soal ban. Bastianini menyebut kalau pakai ban baru, ternyata feeling berkendaranya sama saja dengan ban sebelum ganti.
Di sisi lain, Maverick Vinales malah bisa jadi yang tercepat ke dua, dengan hanya terpaut 0,361 detik dari Marc Marquez yang tampil tercepat di sesi tes pasca balapan. Enea sementara hanya bisa berharap akan bisa secepat Vinales yang sudah nyetel dengan motor KTM. "Maverick cepet banget!" kata Bastianini kagum melihat Vinales dengan mudahnya mencetak waktu tercepat untuk KTM. Balapan berikutnya adalah seri Le Mans Perancis 9 sampai 11 Mei 2025 yang menjadi balapan kandang bagi KTM karena Herve Poncharal adalah warga Perancis dan sudah pasti dialah tuan rumah balapan di negeri fashion itu. (AT Crash.net / Photo: MotoGP.com)
Next up is Tech3’s home French Grand Prix at Le Mans from May 9-11.