Sah! Toprak Kembali ke Yamaha 2026
Artikel Terjemahan Pembalap asal Turki Toprak Razgatlioglu yang selama ini kita kenal sebagai pembalap tim BMW. Per tahu 2026 mendatang akan kembali menjadi pembalap pabrikan Yamaha, namun kepindahannya bukan cuma sekedar pindah tim. Toprak akan menjadi pembalap MotoGP alias pindah bidang balapan.
Pembalap terakhir yang pindah dari Superbike ke MotoGP adalah Ben Spies, dan sekarang Toprak mengingat tahun depan usianya sudah 28 tahun dan masih cukup untuk pindah ke MotoGP karena balapan motor prototipe ini menuntut fisik yang lebih mumpuni, sehingga pembalap berusia 30 tahun keatas biasanya lebih suka menjadi tester atau pembalap Superbike, karena basis motornya adalah motor harian yang berseliweran di jalan raya, bukan motor dengan spesifikasi khusus seperti MotoGP. Karena itu usia sebelum 30 masih potensial menjadi juara kompetisi MotoGP.
Setahun terakhir, rumor kepindahan Toprak ke MotoGP begitu santer terdengar, karena Toprak juga juara dunia Superbike bersama Yamaha, dan pabrikan berlogo garpu tala itu tidak punya tim Superbike, sehingga satu-satunya jalan adalah membawa Toprak kembali ke Yamaha. Media balap seperti Speedweek memberitakan, dari sumber yang diketahui dekat dengan Toprak, pembalap asal Turki itu setuju untuk pindah ke MotoGP untuk tahun depan, dan menjadi pembalap berikutnya setelah Ben Spies pindah kelas balap tahun 2010.
Setelah berkali-kali jadi rumor, manajer yang juga kerabat Toprak, Keenan Sofuoglu akhirnya menyatakan kalau sang saudara akan pindah ke Yamaha di kelas MotoGP. Pengumuman resmi kepindahan Toprak ke MotoGP akan dilakukan di Mugello pada seri disana 20-22 Juni mendatang.
Rencananya Toprak akan ditempatkan di Pramac yang juga mengizinkan sponsor pribadinya Red Bull untuk terpasang di baju balapnya. Toprak akan menggantikan salah satu dari pembalap Pramac Yamaha, apakah itu Jack Miller ataukan Miguel Oliveira. Selain itu, Toprak juga akan menerima motor yang sama dengan pabrikan Yamaha seperti motor untuk Fabio Quartararo dan Alex Rins.
Toprak punya kisah sukses yang cukup hebat di Superbike. Berawal dari tim privateer Puccetti Kawasaki, Toprak kemudian direkrut untuk menjadi pembalap Yamaha, karena terkesan dengan prestasinya di Puccetti waktu berhasil naik podium 2 kali dan membuat kagum kru Yamaha Superbike. Dengan kemenangan dua kali juara, dan 13 kali podium, sudah cukup membuat Yamaha kepincut dengan Toprak.
Yang akhirnya membuat Toprak pindah ke Yamaha ketika itu adalah Kawasaki ketika itu tidak ingin ada pengganggu untuk Jonathan Rea yang juga sedang moncer-moncernya. Setelah pindah tim, justru Toprak berhasil jadi juara dunia Superbike tahun 2021, dan menjadi pembalap berikutnya setelah Ben Spies memenengkan gelar dunia tahun 2009.
Toprak pindah ke BMW, karena Yamaha sedang bermasalah dengan finansial ketika itu. Disana Toprak jadi pembalap Superbike dengan bayaran tertinggi. Yang luarbiasa, Toprak mempersembahkan gelar juara dunia setelah 4 tahun bergabung dengan BMW, dan Yamaha yang biasanya semakin didepan, kemarin sempat jadi dibelakang karena kemajuan BMW yang sangat pesat. Satu-satunya kegagalan Toprak adalah waktu di Magny Cours Perancis, Toprak mengalami kecelakaan hebat dan mengalami cedera.
Dengan total 237 kali balapan Superbike sampai sekarang, Toprak sudah menang 63 kali, naik podium 153 kali dan start dari pole positionn sebanyak 20 kali dan mencatatkan lap tercepat 53 kali. Begitu pindah ke BMW, Toprak mampu membantu perngembangan pabrikan Jerman itu dengan baik dan bahkan mampu mencatatkan kemenangan di tahun pertamanya.
Sementara di MotoGP, Toprak bersaing dengan Fabio Quartararo yang menjadi rider Yamaha terunggul sementara ini, mengalahkan rekan setimnya Alex Rins, dan pembalap satelit Pramac dengan Augusto Fernandez dan Miguel Oliveira.
Tanda-tanda akan bergabungnya Toprak ke MotoGP sebetulnya sudah mulai terlihat ketika bzan Pirelli yang bisanya identik dengan Superbike juga akan menjadi pemasok di MotoGP. menggantikan Michelin. Sekarang makin kelihatan dengan bergabungnya juara Superbike Toprak Razgatlioglu mulai 2026.
Rencana kedatangan Toprak rupanya sudah tercium oleh Davide Tardozzi. Mantan juara GP Inggris Donington Park 1988 itu menyambut baik kedatangan Toprak ke kelas MotoGP. Bahkan Tardozzi berani mengatakan, Toprak akan membuat perbedaan besar dan MotoGP akan semakin berwarna.
Tardozzi juga tidak peduli kalau Toprak sudah mendekati usia 30 tahun dan cukup tua untuk balapan di MotoGP. Namun dengan kemampuannya, Toprak akan membuat perbedaan besar. Itu ramalan Tardozzi, saking senangnya dengan berita Toprak bergabung di MotoGP. (AT Crashnet / Photo: Motorport.com)
