Carlos Sainz: Saya Tidak Akan Ikut Pemilihan Kandidat Presiden FIA
Artikel Terjemahan Carlos Sainz Sr. menegaskan, tidak akan ikut pemilihan Presiden lembaga balap mobil (FIA) yang baru. Sainz menyatakan tidak akan bersaing dengan kandidat lain Mohammed Ben Sulayem untuk perang kandidat. Ayah pembalap Carlos Sainz dari Williams ini sudah mengkonfirmasi tidak akan mengikuti ajang pemilihan yang sedianya diadakan Rabu kemarin.
Juara dunia reli dunia 2 kali itu menulis dalam pernyataannya. Keengganan itu muncul setelah mempelajari lebih dalam tentang situasi terkini di dalam tubuh FIA dan apa saja tuntutan dan kompleksitas yang harus dihadapi kalau maju mencalonkan diri. Kesimpulannya sudah bulat setelah melalui refleksi mendalam dan memperhatikan kondisi terkini di tubuh lembaga balap mobil itu.
Faktor lain yang membuatnya mundur dari pencalonan kandidat, adalah karena ingin fokus berkonsentrasi pada Reli Dakar tahun ini. Sebagai juara dunia 2 kali, Carlos Sainz Sr. tergabung dalam tim Ford untuk balap tahun ini. Meski begitu, Sainz menegaskan dalam tubuh FIA tetap butuh perubahan untuk kemajuan di dunia motorsport.
Sainz menegaskan, balapan dan mobilitas telah menjadi bagian hidupnya dan tentu saja Sainz akan mengikuti masa depan perkembangn olahraga otomotif ini dengan antusias dan mencoba berkontribusi sebisa mungkin. Sainz juga mengapresiasi berbagai dukungan dan masukan terhadap dirinya selama ini. Pembalap Reli Dakar yang masih aktif balapan itu jadi makin pede untuk menghadapi apapun tantangan kedepan. Penarikan diri Sainz menjadi pendorong bagi Ben Sulayem untuk terus maju dalam pencalonan, dengan membidik posisi Presidan FIA untuk kedua kalinya.Tokoh otomotif berusia 63 itu belum ada lawan untuk pencalonan dirinya, sementara pemilihan Presiden FIA baru akan berlangsung Desember 2025 mendatang. Tahun 2021 lalu Ben Sulayem mundur dari jabatan Presiden FIA karena kontroversi yang muncul waktu menjabat tahun itu. (AT Crashnet/ Photo: Motorsport)
