FIA Selidiki Senggolan Verstappen dan Leclerc
Artikel Terjemahan FIA selaku badan regulasi balap mobil, menyelidiki kejadian senggolan antara Charles Leclerc dan Max Verstappen dalam balapan di Catalunya semalam. Kedua pembalap bersenggolan saat akan melaju lurus di garis finish. Senggolan itu terjadi tidak lama setelah safety car keluar Verstappen yang turun dengan ban hard untuk balapan, kehilangan kendali atas mobilnya RB21 pada saat keluar ujung tikungan terakhir, sehingga kejadian senggolan dengan Leclerc tak terelakkan.
Keduanya meluncur lurus menuju garis finish dan saat itulah mereka sempat bersentuhan. Leclerc terus melaju dan masuk ke posisi 3, sementara Verstappen harus mengatasi George Russell dibelakangnya. Setelah investigasi, steward menyatakan tidak ada tindakan apapun yang harus diambil.
Kejadian itu sudah tercatat dalam peraturan FIA yang bunyinya: Saat mobil 1 kehilangan traksi ketika sedang berbelok di tikungan 14 dan sesudahnya, harus mempertahankan posisinya sekarang menghadapi mobil nomor 16 yang sedang mencoba mendahului mobil 1 di garis lurus. Keduanya kemudian bersenggolan di tengah jalan menuju tikungan 1.
Kedua pembalap menyadari resiko tabrakan kalau sama-sama menghindar, tapi tidak ada pihak yang mau disalahkan. Karena itulah tidak ada tindakan apapun yang diberikan. Dengan begitu, Charles Leclerc tetap meraih podium 3 dan merupakan podium ke-3nya tahun ini. Sementara itu Max Verstappen finish ke-10 setelah mendapat penalti 10 detik akibat insiden dengan George Russell.
Senggolan Verstappen dan Russell terjadi waktu pembalap Belanda itu berusaha merebut kembali posisinya setelah sempat diovertake. Mantan pembalap Minardi itu frustrasi karena disaat itulah Red Bull melalui radio komunikasi memerintahkannya mendahului Russell setelah pembalap Inggris itu membuatnya melebar di tikungan 1. Keduanya kembali bersenggolan di tikungan 5. Pengamat F1 yang juga juara dunia 2016 Nico Rosberg berkomentar, harusnya Verstappen kena diskualifikasi. (AT Crashnet / Photo: Crashnet)
