Johann Zarco Menguji Sistem Komunikasi Helm: Tirulah F1
Artikel Terjemahan Sistem komunikasi antara pembalap dan pit menjadi krusial karena masukan bahkan keluhan performa motor bisa langsung dikomunikasikan. Karena itu Honda menguji sistem komunikasi yang nantinya akan berlaku buat tim-tim MotoGP supaya bisa lebih intens berkomunikasi di tengah balapan.
Ada saran dari Johann Zarco kalau ingin meniru seperti dalam balap F1. Pembalap asal Perancis itu menyarankan meniru cara F1 berkomunikasi, karena yang sedang diuji ini samasekali tidak nyaman.
Selain menguji helm baru dengan sistem radio komunikasi, pembalap yang finish diluar 15 besar dalam balapan di Aragon pekan lalu itu juga sedang mengetes lengan ayun karbon yang baru. Meski hanya bisa meraih peringkat 17 di Aragon dan diluar zona poin, kesimpulan yang didapat pembalap LCR Honda itu mendapat insight baru untuk diterapkan pada balapan berikutnya di Misano Italia.
Meski komponen swingarm itu sudah lebih dulu dipakai pabrikan lain dan Honda baru bisa mengaplikasikannya sekarang, Zarco optimis performa part baru ini bisa membantu motor menjadi lebih baik. Menurut pembalap Perancis itu, lengan ayun karbon yang baru membantu meningkatkan akselerasi dan performa pengereman, sehingga bisa memangkas waktu tempuh dalam pengujian.
Meski hasilnya memuaskan, part baru itu tidak akan segera terpasang segera, dan masih harus menunggu lagi sebelum bisa mengaplikasikannya. Kemungkinan dalam balapan di luar Eropa baru bisa terpasang. Honda menguji inovasi swingarm baru untuk bisa memberikan kemampuan lebih tahun depan.
Hal lain yang disoroti Zarco adalah sistem radio komunikasi yang juga ikut dites. Kalau menurut Zarco, lebih baik tidak ada komunikasi seperti di F1 karena tidak menyenangkan balapan dengan bercakap-cakap dengan kru. Lagipula itu sangat berpengaruh terhadap kesehatan telinga dan pendengaran. Untuk untuk itu Zarco menegaskan akan menemui delegasi FIM supaya masalah ini segera selesai. (AT Crashnet / Photo: Autohebdo)
