Jorge Martin Dilarang Pindah Tim: Wajib Selesaikan Konfilk Dengan Aprilia


Artikel Terjemahan
 Sikap Jorge Martin pasca kecelakaan di Qatar Maret lalu berbuntut. Juara dunia MotoGP 2024 itu langsung dilarang oleh CEO Dorna Carmelo Ezpeleta untuk bergabung di tim lain tanpa penyelesaian soal kontraknya dengan Aprilia. Bahkan Ezpeleta melarang Martin pindah tim tahun depan, kecuali rider Spanyol itu sudah menyelesaikan kontraknya baik-baik dengan tim asal Noale Italia itu.

Sebelumnya manajer Martin,, Albert Valera berkata dalam pekan balapan di Belanda kemarin, Martin tahun depan sudah bebas kontrak dengan Aprilia, dan bisa pergi ke mana saja. Alasannya ada klausul dalam kontrak tersebut, yang membolehkan Martin keluar kalau tidak juga berprestasi di Aprilia. Dalam jumpa pers dengan media akhir pekan kemarin, Valera berkata pada situs MotoGP.com, Martin punya hak memutus kontrak yang tertera dalam klausul. Jadi sekarang mantan pembalap Pramac Ducati itu melakukannya.

Akibat kecelakaan fatal di Qatar Maret lalu, Martin tidak bisa ikut 9 seri balapan tahun ini untuk mempertahankan gelarnya. Klausul kontrak itu diyakini terkait dengan performa Martin, namun pernyataan Aprilia adalah tetap mempertahankan Martin karena kontraknya valid dan berlaku, sehingga harus dihormati kedua pihak sampai masa berlakunya berakhir pada akhir 2026.

Karena masalah ini belum ada titik penyelesaian, CEO Dorna Carmelo Ezpeleta menyatakan berpihak pada Aprilia atas fakta Martin masih terikat kontrak, kecuali ada  solusi hukum lain yang ditemukan. Kepada media Sky Ezpeleta menjelaskan, kalau yang ingin menghentikan kontrak adalah kedua belah pihak, maka itu baru akan mungkin terjadi Kalau salah satu pihak menyatakan kontrak itu masih valid, maka hakim kalau toh kasus ini dibawa ke pengadilan, pasti akan memutuskan Aprilia lebih berhak.

Sekarang Dorna saat ini tidak akan menerima pembalap yang tidak menghormati klausul kontraknya, kecuali kalau kontrak itu jelas berakhir. Sikap ini juga disampaikan Ezpeleta waktu diwawancara televisi Spanyol. Sikapnya tetap sama menolak tim lain menerima pembalap yang berindah tim namun masih terikat kontrak dengan tim lamanya. Ini juga sebagai penguat keputusan, saat CEO Aprilia Massimo Rivola berkonsultasi padanya. Jawaban Ezpeleta tetap sama.

Kalaupun Martin jadi pindah tim, satu-satunya pilihan tinggal Honda yang tersisa. Martin akan jadi rekan setim Joan Mir, dan itupun masih akan diumumkan lebih lanjut. Yang masih jadi polemik, manajer Honda Alberto Puig sudah mengisyaratkan tidak akan menerima pembalap yang masih terikat kontrak dengan tim lain dan kontrak itu masih berlaku. Disisi lain, Martin dijadwalkan tes privat untuk kemungkinan kembali balapan dengan Aprilia di Sachsenring Jerman, dimana balapan akan digelar pada tanggal 11 sampai 13 Juli mendatang, lanjut ke balapan di Ceko pada 18 sampai 20 Juli mendatang. (AT Crashnet / Photo: MotoGP.com)




Popular posts from this blog

Rivola: Kami Pasti Kalahkan Marquez Tahun Depan

Ezpeleta: MotoGP Juga Bisa Pakai Sirkuitnya F1

Honda Rebel 2026 Dengan Warna dan Styling Baru