Mantan Manajer F1 Setuju Berinvestasi ke KTM




Artikel Terjemahan Herve Ponharal manajer tim KTM Tech3, akhirnya bisa bernafas lega sesudah mantan manajer tim F1 Guenther Steiner setuju berinvestasi untuk tim satelit yang dulunya bernama GasGas itu. Pertemuan Poncharal dan Steiner yang sekarang mengomandani tim Haas F1 berlangsung di Silverstone Inggris, waktu Poncharal sedang bingung terkait krisis finansial di tubuh KTM, dan mengancam partisipasinya di MotoGP. Memang selama pebicaraan dengan berbagai pihak terkait restrukturisasi dan kelanjutan tim KTM di MotoGP, baru pihak Bajaj Auto yang menyatakan siap mendanai pabrikan Austria itu, namun bos KTM Pit Beirer membantahnya dengan mengatakan, kesepakatan dengan Bajaj baru sebatas rumor. Belum sampai menjadi resmi.

Selain mengadakan pembicaraan dengan Bajaj Auto, Poncharal juga melobi berbagai pihak yang sekiranya mampu menyokong dana untuk kelangsungan hidup KTM. Baru Gunther Steiner yang resmi menyatakan siap menopang operasional pabrikan yang terkenal di dunia balap dengan ciri khas warna oranye di tiap kendaraannya.

Menjelang GP Aragon, kepastian memperoleh  investor makin dekat dengan kesepakatan resmi. Dari beberapa nama yang menyatakan tertarik berinvestasi, cuma Steinerlah yang sudah dekat dengan hitam diatas putih. Peran investornya menurut Poncharal bisa bermacam-macam. Mulai dari partner, minority stakeholder, membantu soal pencarian sponsor, dan masih banyak lagi. Bahkan Poncharal juga membuka diri kalau ada proposal yang masuk untuk membeli Tech3 dan menjalankan timnya langsung, dan Poncharal bersifat membantu memperlancar proses transisi kepemilikan.

Sebagai tim, Tech3 yang dibangun tahun 1989 itu sudah punya struktur dan semuanya bekerja dengan baik. Apalagi tim yang pernah bekerjasama dengan Yamaha itu juga sudah dilengkapi sarana transportasi seperti truk untuk mobilitas tim, terutama kalau balapan di daratan Eropa yang lebih mudah dijangkau karena lewat jalan darat. Selain KTM, Honda juga menyatakan tertarik memiliki tim yang dijalankan oleh Poncharal itu.

Soal pendanaan dan akuisisi, memang itu urusan investor dan pihak terkait. Tapi yang paling penting adalah memasikan KTM tetap berkiprah di dunia balap, termasuk MotoGP. KTM sebetulnya tertarik untuk mengakuisisi GasGas, namun Poncharal lebih suka menjadi tim independen. Sekarang tinggal bagaimana KTM akan memutuskan tindakan untuk tim satelitnya.

Poncharal mengakui memang Bajaj sangat tertarik berinvestasi. namun tetap harus dipikirkan dampak untuk KTM, karena belum diketahui Bajaj pakah juga akan tetap melanjutkan tradisi balapan seperti KTM. Yang jelas, Poncharal masih punya kontrak dengan KTM sampai 2026. Karena itu meski pabrikan Austria itu sudah jelas akan tetap bersama Tech3, Poncharal belum sepenuhnya yakin. (AT Crashnet / Photo: MotoGP.com)

Popular posts from this blog

Rivola: Kami Pasti Kalahkan Marquez Tahun Depan

Ezpeleta: MotoGP Juga Bisa Pakai Sirkuitnya F1

Honda Rebel 2026 Dengan Warna dan Styling Baru