Red Bull Racing Kesulitan Jadi Juara Dunia Kalau Upgrade di Austria Tak Terpasang
Artikel Terjemahan Tim Red Bull mengalami kesulitan untuk meraih target menjadi juara dunia tahun ini, kalau paket upgrade dari Austria tidak terpasang. Kemarin Red Bull memperkenalkan upgrade terbaru untuk mobil RB20 demi mengejar target juara dunia tahun ini. Rencananya penbaruan itu akan terpasang pekan ini.
Tim balap asal Austria ini sangat berpeluang jadi juara dunia kalau bisa memenangkan balapan di Austria pekan ini. Balapan pekan ini akan diawali dengan sesi Free Practise 1 tanggal 27 Juni, dan balapan full length akan berlangsung pada hari Minggu 29 Juni 2025.
Menurut penasehat tim Red Bull Helmut Marko, kesempatan menang sebetulnya saat ini sudah tipis, apalagi dalam kaitannya dengan perburuan gelar juara tahun ini. Solusinya hanya satu, segera memassang perangkat upgrade yang sudah dibuat yaitu sayap depan yang sudah direvisis, bagian lantai mobil dan sidepod untuk membuatnya lebih efisien dalam berlari di sirkuit Spielberg yang juga dipakai untuk balap MotoGP itu.
Dengan terpasangnya perangkat baru ini, mobil baru Red Bull akan lebih mampu bersaing dan bukan tidak mungkin malah jadi juaranya, sekaligus memperkecil jarak dengan Oscar Piastri dari McLaren yang sampai sekarang kokoh di puncak klasemen.
Setidaknya Red Bull punya peluang meski untuk kelas konstruktor peluangnya sudah habis direbut McLaren dengan pembalap Lando Norris dan Oscar Piastri. Red Bull dengan driver Max Verstappen merosot ke posisi 3 klasemen dengan selisih 43 angka dari Piastri. Kemenangan di Suzuka dan Imola menjadi poin penting Red Bull bisa bercokol di papan atas, dengan sisa 14 balapan musim ini.
Penasehat Red Bull Helmut Marko, kalau di Austria pekan ini pembaruan bisa terpasang semua dengan baik, bukan tidak mungkin akan berdampak positif bagi Red Bull, yang juga sedang mepersiapkan mobil untuk tahun 2026 akhir Juli mendatang. Menurut Marko, sejauh ini baru Verstappen yang mampu menjinakkan mobil RB20. (AT Crashnet / Photo: F1.com)
