Rossi: Balap Ketahanan Le Mans 24 Hours Lebih Menarik Daripada MotoGP
Artikel Terjemahan Tidak butuh waktu lama untuk seorang Valentino Rossi untuk menemukan ketertarikannya pada balap mobil mengisi masa pensiunnya dari MotoGP. Pembalap 46 tahun asal Tavulia Italia ini kemarin disela partisipasinya dalam balap ketahanan Le Mans 24 jam mengatakan, balapan 24 jam di Le Mans lebih menarik daripada MotoGP. Ini bukan berarti kecintaannya terhadap MotoGP musnah. Bagaimanapun, MotoGP identik dengan Rossi, bahkan Dorna selaku induk balapan ini menyematkan gelar "legend" pada pembalap identik dengan nomor 46 itu.
Pensiun dari MotoGP bukan berarti kegiatan balapnya berhenti. Rossi sekarang malah aktif di balap mobil dengan partisipasinya dalam World Endurance Championship bersama tim BMW. Juara dunia 9 kali MotoGP ini tergabung dalam WRT BMW, dan meraih dua podium tahun lalu. Partisipasinya di Le Mans merupakan yang kedua kalinya setelah tahun lalu gagal finish.
Tahun ini Rossi kembali berpartner dengan Al Harthy untuk Le Mans 2025. Sementara partner balap lainnya Kelvin van der Linde masuk line up tahun ini untuk kompetisi WRT dengan kemenanga di Imola bersama Rossi. Dalam kualifikasi LMGT3 kemarin, pasangan Rossi Al Harty masuk kualifikasi dengan Vale sebagai navigator.
Ketika berkomentar didepan Crashnet disela kualifikasi untuk balap Le Mans, Rossi kemudian mengungkapkan perbedaan tekanan yang dihadapinya dari ketika masih membalap di MotoGP. Menurut Rossi, dirinya sangat menikmati balapan dengan mobil dan bekerjasama dengan tim, dan itu terasa lebih menyenangkan. Apalagi Le Mans adalah balapan ikonik dan paling terkenal di seantero jagad.
Meski begitu, Rossi menegaskan justru di MotoGPlah pertamakali ia punya alasan dalam hidup. Jadi terkadang susah mengelola tekanan demi tekanan yang dihadapi dengan pilihan yang telah dibuatnya. Karena sekarang berkompetisi dalam balap mobil WEC, Rossi pun mengatakan sekarang ia lebih menikmati menjadi seorang pembalap mobil, meski effort yang dibutuhkan tetap sama. Pembalap asal Tavulia itu juga mengapresiasi rekan setimnya sekarang atas segala bantuan yang diberikannya, sehingga tekanan balap jadi berkurang karena dalam balapan Rossi berpartner dengan Al Harty. Rossi bahkan berseloroh kalau dirinya sudah tua sedikit untuk usia seorang pembalap. Karena itu ia memilih balap mobil sebagai mainan barunya.
Rossi mengaku beruntung ada beberapa nama besar bersamanya dalam balap mobil kali ini. Ada Maxime Martin sampai Raffaele Marciello dan Augusto Farfus, dan tentu saja van der Linde. Bedanya dengan balap motor, tak ada pembalap dengan motor yang sama meski rekan setim sekalipun.
Satu hal yang masih membuat Rossi penasaran adalah performa Ferrari dan Porsche yang sangat kuat, sehingga Rossi masih belum menemukan kelemahan lawan-lawannya itu.(AT Crashnet / Photo: BMW Group)
