Sosok Andy Cowell: Mengubah Aston Martin Menjadi Tim Pemenang di F1


Artikel Terjemahan Inilah sosok dibalik kesuksesan tim Aston Martin di F1. Andy Cowell dengan tangan dinginnya mampu mengubah Aston Martin dari merek identik dengan mobil mewah buatan Inggris, menjadi salah satu peserta tangguh kompetisi balap mobil formula. Saat ini Cowell menjabat sebagai CEO dan Team Principal untuk Aston Martin dan bertugas menjadikan tim Aston Martin menjadi peserta tangguh di kompetisi ini. 

Sebagai tim baru, wajar kalau kalah dalam hal pengalaman. Namun dengan kepemimpinan Cowell dan visi menjadikan Aston Martin sebagai tim juara dunia F1, menjadikan tim asal Inggris ini untuk sementara berada di peringkat 9 klasemen konstruktor. Sebuah prestasi yang cukup baik untuk sebuah awal yang bisa berada di papan tengah.

Tim yang dimiliki oleh Lawrence Stroll ini didukung sumberdaya yang besar dan bermarkas di Silverstone Inggris. Dukungan finansial yang sangat kuat jugalah yang mampu membuat tim Aston Martin membangun sendiri terowongan angin untuk menguji berbagai komponen bagi pengembangan. Semangat berprestasi itulah yang menjadikan Aston Martin yang memulai debutnya pada 2023, mampu menjadi saingan berat tim Red Bull dengan pembalapnya Max Verstappen.

Aston Martin sempat diperkuat desainer Adrian Newey untuk pengembangan mobil. Tak hanya itu, pembalap sekaliber Fernando Alonso juga direkrut, dengan reputasi sebagai driver terbaik saat itu. Cowell sebelum pindah ke Aston Martin juga sempat menukangi Mercedes dan termasuk sosok dibalik mesinV6 hybrid yang dikembangkan tim asal Jerman itu.

Dalam wawanara dengan Crashnet, Cowell berkata, tidak perlu merespon segala macam kritik yang berseliweran. Apalagi ada cukup banyak sumberdaya yang sekarang dimiliki Aston Martin untuk berprestasi. Kalau bisa memanfaatkannya dengan baik, tak perlu buang-buang energi untuk membuktikan apapun kritik yang muncul.

Cowell juga menunjukkan, setelah balapan di Italia (Emilia Romagna GP). Aston Martin mampu menunjukkan mobilnya melaju sangat cepat dan berada di barisan depan. Setelah itu, Fernando Alonso mampu mencetak poin pertamanya tahun ini di Catalunya.

Menurut Cowell, yang penting dalam pengembangan tidak perlu panik dengan sekitar, karena yang penting semua sudah tersusun rapi dengan baik. Apalagi sekarang Aston Martin punya terowongan angin sendiri untuk pengujian mobil supaya makin kompetitif. Khusus untuk wind tunnel yang ada di Imola, Aston Martin menggunakannya untuk menginstal update pengembangan dan juga mapping.

Berkaca dari perjalanan McLaren dari belakang menjadi tim didepan di grid, Aston Martin menjadikan perkembangan itu sebagai inspirasi untuk melangkah. Setidaknya Aston Martin juga punya wilayah sendiri untuk dikembangkan. Peran Adrian Newey juga terasa ketika mendesain mobil untuk Aston Martin, dan segala pengalaman Newey sangat berguna untuk pengembangan tim. Cowell juga berkata, yang penting ada solusi tercepat untuk menjadikan tim semakin didepan.

Cowell memuji pendekatan Adrian Newey dalam pengembangan, sehingga dalam perjalanannya membangun Aston Martin, Cowell banyak belajar dari cara Newey melakukan pengembangan. Desainer F1 itu terbukti mampu memimpin sekitar 300 personel untuk mendesain mobil yang tangguh. Sekarang tinggal fokus apa yang bisa dilakukan, karena tidak tahu apa yang dilakukan lawan disaat yang sama. (AT Crashnet / Photo: F1.com)

Popular posts from this blog

Rivola: Kami Pasti Kalahkan Marquez Tahun Depan

Ezpeleta: MotoGP Juga Bisa Pakai Sirkuitnya F1

Honda Rebel 2026 Dengan Warna dan Styling Baru