Sylvain Guintoli: Toprak Mengingatkanku Pada Casey Stoner
Artikel Terjemahan Pembalap motor Sylvain Guintoli yang sekarang menjadi pembalap tes menunjuk Toprak Razgatlioglu adalah pembalap yang punya kemiripan karakter dengan Casey Stoner, dilihat dari data yang dilihatnya. Hampir semua pembalap punya karakter kuat sebagai ciri khas pribadinya, dan karakter Toprak punya kemiripan dengan Stoner yang juga terkenal punya kepandaian menjinakkan motor. Waktu bergabung dengan Ducati, karakter motor waktu itu sangat liar dan susah dikendalikan, sehingga tidak banyak pembalap yang bisa menguasai Ducati dan mengembangkannya sesuai dengan gayanya. Toprak punya karakter yang mirip dengan pembalap asal Australia yang sekarang sudah pensiun itu.
Guintoli mengatakan itu, berkaca dari pengalamannya sebagai pembalap Alice Ducati tahun 2007, ketika Stoner sedang dalam posisi mempertahankan gelar juara dunia yang diraihnya. Guintoli juga pernah menjadi test rider untuk BMW Superbike, sehingga bisa melihat kemiripan karakter Toprak dan Stoner. Bedanya cara pendekatan gaya berkendaranya. Toprak punya keunggulan soal pengaturan motor waktu masuk tikungan, sedangkan Stoner begitu keluar tikungan bisa mengendalikan bukaan gas motor dengan baik.
Toprak juga jago late braking, dan sangat menguasai sektor pengereman, apapun motornya. Ini terbukti waktu Torak berpindah dari tim PATA Yamaha ke BMW, gaya late braking Toprak bisa mengendalikan laju motor dengan sempurna. Gaya itulah yang mengingatkan Guintoli pada masa waktu masih jadi pembalap di Ducati. Saking kagumnya terhadap Toprak dan Stoner, Guintoli mengaku tidak akan bisa meniru gaya pengereman keduanya.
Menurut Guintoli, tidak banyak pembalap yang seperti itu di zaman sekarang. Menurut Guintoli, karakter itulah yang membuat Yamaha kembali kepincut dengan Toprak, dan berusaha meminangnya untuk masuk ke tim MotoGP. dengan tim satelit Pramac Yamaha. Bagi pembalap asal Perancis itu, bakat Toprak adalah sebuah pengecualian diantara semua karakter pembalap yang ada. Apa yang terlah dilakukannya untuk BMW benar-benar spesial.
Idealnya menurut Guintoli, kalau dari pengalamanya, seharusnya Toprak masuk MotoGP dulu baru Superbike, dan itu yang biasanya dilakukan oleh para rider. Selain Toprak, Guintoli juga menilai Nicolo Bulega yang sekarang memimpin klasemen sementara, juga punya potensi untuk masuk ke MotoGP. Khusus Bulega, Guintoli menganalisis dengan karir awal Bulega dari Moto2, kemudian pindah ke Supersport dan sekarang Superbike, membuktikan kalau kemampuan mengendalikan motor sangat cair dan sangat bisa masuk MotoGP. (AT Crashnet / Photo: WorldSBK)
