Tardozzi: Marquez dan Rossi Berdamailah


Artikel Terjemahan 
 Sejak 2015 sampai balapan di Mugello kemarin malam WIB, aura perseteruan antara Marc Marquez dan Valentino Rossi seakan tidak ada habisnya. Karena itu bos Ducati Davide Tardozzi meminta Rossi dan Marquez bertemu untuk berdamai. Meski Rossi sudah pensiun dari MotoGP dan beralih menjadi pembalap mobil, keberadaan pembalap asal Tavulia Italia itu benar-benar kharismatik, dan penggemar selalu memenuhi Mugello, meski Rossi sekarang diwakili murid-muridnya dari akademi VR46.

Tardozzi juga meminta para fans tidak lagi meributkan perseteruan yang terjadi di masa lalu itu, dan move on dari kejadian di Sepang Malaysia 2015 itu. Media DAZN melaporkan, Tardozzi tampak tidak senang begitu Marquez memenangkan balapan. Apalagi dalam balap sprint di hari Sabtu.

Dendam itu seakan tidak pernah padam, karena peristiwa di tahun 2015 itu membuat Rossi gagal jaura dunia, dan di seri terakhir langkahnya juga terhalang oleh pembalap Spanyol juga, meski yang jadi sasaran ketika itu Jorge Lorenzo. Saat itu Rossi menuding Marquez menjadi biang kegagalannya meraih juara dunia untuk ke-10 kalinya, sehingga sampai pensiun Rossi harus puas dengan rekor 9 kali juara dunia MotoGP. Rossi juga menuding Marquez sengaja menyabot harapannya untuk meraih juara dunia.

Sekarang meski sudah berkiprah di jalur yang berbeda, pendukung Rossi tetap tidak akan melupakan tragedi 2015  Karena itu setiap balapan di Italia, pendukung Rossi seakan tidak pernah bisa memaafkan kejadian yang sudah berlangsung enam tahun lalu itu. Sebaik apapun hubungan yang dipelihatkan sekarang, luka sejarah tampaknya sulit disembuhkan.

Waktu balap sprint kemarin, fans Rossi menyoraki Marquez dengan teriakan Boo, dan menurut Tardozzi itu udah mencerminkan sikap tidak gentle. Karena itulah opa Tardozzi meminta pendukung Rossi dan Marquez bertemu untuk berjabat tangan dan melupakan konflik panas yang terjadi 10 tahun lalu.

Dalam balapan kemarin, meski Pecco Bagnaia tidak juara, dan hanya meraih podium 3, tapi para pendukungnya memberikan apresiasi seolah-olah Bagnaialah pemenang balapan. Marquez sendiri menerima semua cemoohan itu dengan santai,  karena bagaimanapun kemarin dialah pemenangnya, dan sekarang Marc Marquez membalap untuk tim Ducati yang berasal dari Italia. (AT Crashnet/ Photo: Autonetmagz)


Popular posts from this blog

Rivola: Kami Pasti Kalahkan Marquez Tahun Depan

Ezpeleta: MotoGP Juga Bisa Pakai Sirkuitnya F1

Honda Rebel 2026 Dengan Warna dan Styling Baru