Verstappen Problem: F1 Cuek FIA Bungkam
Artikel Terjemahan Kasus yang dialami Max Verstappen waktu balapan di Catalunya ternyata berbuntut. Kasus yang berawal dari senggolan Verstappen dan George Russell, memancing pertanyaan karena Verstappen dibiarkan berlalu begitu saja tanpa ada sanksi atas senggolannya, dan ini bukan yang pertama terjadi. Baik F1 maupun FIA sebagai induk balap mobil terkesan mendiamkan saja pelanggaran yang juga menyerempet unsur keselamatan pembalap itu.
Selama bertahun-tahun, paddock F1 memuji Max Verstappen karena partisipasinya sejak awal ikut F1 dengan bergabung di tim kecil seperti Minardi, dan akhirnya bintangnya terang benderang sebagai pembalap Red Bull. Pembalap asal Belanda itu berkali-kali mendapat pole position, sampai juara seri. Bahkan caranya mengovertake Oscar Piastri dari McLaren waktu seri Emilia Romagna di Misano, Verstappen banyak mendapat apresiasi karena cara balapnya bagi sebagian penggemar cukup menawan.
Namun ada juga sisi gelapnya, meski tidak begitu terlihat karena para penggemar yang lebih banyak memuji dan mengapresiasi. Waktu balapan di Catalunya pekan lalu, radio tim memanggilnya dan menyuruh memberi jalan untuk George Russell yang akan mendahului. Verstappen melambat dan minggir, tapi kemudian ngegas lagi sampai senggolan dengan Russell. Pengawas balap ketika itu membiarkannya dan tidak mendapat hukuman apapun.
Ada kejadian yang mirip. Waktu itu di tahu 2017, Sebastian Vettel melewati garis pembatas dan sengaja menabrak Lewis Hamilton dalam balapan di Baku Azerbaijan. Saat itu pengawas balap langsung bertindak, dan Vettel kena penalti stop and go 10 detik. Ini belum termasuk kesengajaan lain yang merugikan Verstappen dan Hamilton. Tahun 2021 Verstappen sengaja berusaha membuat Hamilton keluar dari trek..Pembalap asal negeri kincir angin Belanda itu tidak keberatan kehilangan posisi asal lawannya kehilangan lebih banyak.
Yang membagongkan, pemegang regulasi dalam hal ini petinggi FIA sebagai induk balap mobil, terkesan membiarkan pelanggaran demi pelanggaran dilakukan Verstappen. Berkali-kali pembalap Red Bull itu terlihat sengaja berkeinginan menabrakkan mobil pada Russell, dan seharusnya kena sanksi disiplin dan melanggar peraturan balapan.
Sorotan untuk Verstappen ternyata cukup banyak, dengan berbagai aksinya yang terlihat melanggar, namun oleh pengawas balap dibiarkan. Max lebih terlihat pada keinginan untuk menang apaun caranya.
Apapun, insiden di Catalunya menggores para pengawas balapan yang sengaja mendiamkan pelanggaran yang terjadi, dan menambah panjang daftar episode Verstappen melawan banyak orang. Mengutip situs Crashnet, kejadian di Barcelona ini menunjukkan Verstappen pandai mencari celah untuk lolos dari aturan. Yang menjadikan ini berlarut-larut, karena tidak adanya peraturan yang ditegakkan dengan baik, entah itu dari FIA selaku induk balap mobil, atau penyelenggar F1. (AT Crashnet / Photo: Motorsport.com)
