Yamaha Luncurkan Livery Baru Jelang GP Belanda
Artikel Terjemahan Yamaha MotoGP meluncurkan livery khusus untuk menghadapi GP Belanda yang akan berlangsung Minggu lusa 29 Juni 2025. Livery itu awalnya dipakai pembalap Yamaha Noriyuki Haga waktu berlaga di Assen dengan motor R7 sebagai bagian dari peringatan ulangtahun Yamaha waktu itu yang sudah 70 tahun mengaspal. Livery itu kemudian diadopsi lagi pemakaiannya tahun ini oleh semua pembalap Yamaha; Fabio Quartararo, Alex Rins, Jack Miller dan Miguel Oliveira. Livery itu pertamakali muncul waktu dipakai Noriyuki Haga di World Superbike Championship, kemudian diadopsi tim resmi MotoGP Monster Yamaha dan juga tim satelitnya Prima Pramac Yamaha dalam GP Belanda hari Minggu lusa.
Bukan cuma livery motor, wearpack dan helm para pembalap Yamaha pun juga bermotif retro itu, bahkan termasuk sarung tangannya. Pihak Yamaha Racing menyatakan, ini bentuk kebersamaan tim Yamaha, semua kompak menggunakan livery lawas ini. Menurut Managing Director Paolo Pavesio, livery ini adalah simbol kekompakan 4 pembalap dengan livery ikonik yang pernah digunakan tahun 1999 pada even Superbike dengan Yamaha R7.
Pavesio menambahkan, ini adalah simbol kebersamaan dan kekompakan tim Yamaha mulai pabrikan dan juga satelit. Yamaha berdiri 1 Juli 1955 dan diperingati sampai sekarang sebagai Yamaha Day dengan peringatan 70 tahunnya bertepatan dengan balapan di Assen akhir pekan ini.
Selama 7 dekade, Yamaha sudah merayakan banyak pencapaian kiprahnya, di semua level balapan. Yamaha sudah meraih 39 gelar juara dunia pembalap 37 juara dunia konstruktor, 7 kali , juara dunia tim dan itu semua menjadi bukti kekompetitifan Yamaha di dunia balap. Dari semua gelar itu, passion paling berarti buat Yamaha adalah Spirit of Cballenges dengan mindset luarbiasa dari para punggawa. Di kelas MotoGP, pencapaian tertinggi kelas MotoGP terjadi tahun 2021 dengan pembalap Fabio Quartararo.
Warna livery ini sengaja dipilih untuk menjadikan GP Belanda lebih memorable buat para pencinta Yamaha. Alex Rins maupun Jack Miller mengharapkan hasil balapan juga akan sama baiknya dengan keberadaan livery ini. Jack Miller malah terkeasan dengan warna merah putih dipadu hitam ala Yamaha yang terinspirasi dari kemenanga Kenny Roberts Sr tahun 1975.
Balapan di Belanda Minggu lusa juga menjadi simbol kebanggaan Yamaha yang memperingati 100 tahun kiprahnya di dunia balapan. Salah satu momen ikonik kata Jack Miller, adalah waktu Yamaha ikut Suzuka 8 hours belum lama ini. Sementara bagi Miguel Oliveira, turun balapan dengan livery ini menjadi sebuah kehormatan dan bukti nyata perjuangan Yamaha selama ini.
Sirkuit Assen Belanda menjadi satu-satunya sirkuit yang selalu ada tiap seri MotoGP. Sirkuit ini hanya absen 2020 lalu karena pandemi Covid yang menyebar di seluruh dunia. (AT Crashnet / Photo: Crashnet0
