Ben Sulayem Dapat Saingan di Pemilihan Presiden FIA
Artikel Terjemahan Akhirnya calon Presiden FIA Mohammed Ben Sulayem mendapat rival baru untuk pencalonannya sebagai pemegang tampuk tertinggi badan otomotif dunia FIA. Dia adalah mantan steward F1 Tim Mayer. Pria asal Amerika ini Desember mendatang akan bertarung melawan Ben Sulayem dalam pencalonan, yang diumumkannya hari ini berdekatan dengan GP Inggris di Silverstone. Mayer sebelumnya bekerja bagi balap F1 selama 15 tahun, sebelum akhirnya dikalahkan oleh Ben Sulayem November tahun lalu dalam pemilihan Presiden FIA yang baru, Mayer juga punya pengalaman organisasi waktu menjadi pimpinan lembaga balap Amerika termasuk Indy Car.
Awalnya Ben Sulayem tak punya lawan dalam pencalonan ini, karena Carlos Sinz Sr mengumumkan mundur dari pencalonan. Dalam pernyataannya Mayer mengatakan, butuh kemampuan berorganisasi yang mumpuni untuk mengelola para pembalap dengan rasa hormat tinggi. Butuh upaya ekstra menjadikan organisasi ini bisa membuat perbedaan besar dari sebelumya, dengan mendukung para anggota yang terdiri dari klub otomotif.
Kedatangan Mayer bertujuan menggeser posisi Ben Sulayem dari kepemimpinan yang menurut Mayer kurang begitu baik waktu terpilih tahun 2021. Menurutnya, janji Ben Sulayem tiga setengah tahun lalu masih belum terlaksana untuk janjinya soal transparansi dan pemerintahan yang baik. Bahkan menurut Mayer, yang terjadi adalah sebaliknya. Karena itu Mayer merasa terpanggil untuk ikut membenahi FIA sebagai rumah bagi pembalap dan tim, khususnya klub otomotif.
Menurutnya, kepemimpinan bukan soal pribadi, dan Mayer punya pengalaman 34 tahun dalam struktur organisasi otomotif. Mayer malah memuji rekannya Robert Reid yang mundur sebagai deputi Presiden untuk sport, yang disebut sebagai peran fundamental dalam standar organisasi otomotif. Untuk itu Mayer berjanji akan menyuarakan aspirasi organisasi otomotif lebih lantang lagi.
Mayer juga menyoroti tidak terakomodirnya aspirasi banyak pengurus FIA, sehingga banyak dari mereka yang rame-rame mengundurkan diri. Mayer berjanji akan memperbaiki kekurangan dalam tubuh lembaga ini. (AT Crashnet / Photo: Motorsport Magazine)
