Yamaha: Tak Ada Tekanan Buat Toprak
Artikel Terjemahan Sebagai pembalap baru MotoGP yang baru aktif tahun depan, Yamaha menegaskan tidak akan memerikan tekanan berlebih pada Toprak Razgatlioglu. Juara dunia WSBK ini dengan pede menyatakan, tidak ada tekanan jangka pendek pada pembalap asal Turki itu, karena balapan di MotoGP adalah sesuatu yang sudah lama ditunggu-tunggu. Dengan pindahnya Toprak dari balapan motor harian ke motor prototipe tentunya butuh adaptasi lama, dan langkah ini pernah juga ditiru Ben Spies tahun 2009, waktu pindah dari Superbike ke MotoGP dengan bergabung di tim pabrikan Yamaha.
Pembalap berusia 28 tahun itu sudah mengindikasikan akan menunjukkan sesuatu untuk debutnya di MotoGP tahun depan, namun managing Director Yamaha Paolo Pavesio meminta supaya Yamaha lebih fokus pada progres jangka panjang. Bagaimanapun, Pavesio menegaskan yang penting adalah performanya nanti. Karena itu meski Toprak adalah pembalap juara dunia Superbike, tetap saja butuh adaptasi untuk performanya nanti.
Karena bagi Pavesio yang penting jangka panjangnya, sehingga Toprak dikontrak untuk 2 musim kompetisi. Menurutnya, Toprak juga sudah sepakat bakal ada kurva penyesuaian yang pastinya akan melalui musim yang sulit. Namun dengan kondisi Toprak yang juara dunia dengan Yamaha dan BMW, tentu tidak sulit untuk mengerti apa yang harus dilakukan. Bahkan Pavesio memperkirakan 5 balapan sudah cukup untuk proses adaptasi Toprak.
Pavesio juga mengapresiasi gaya pengereman ekstrim ala Toprak, dan para fans balap motor mengaguminya di seluruh dunia. Tinggal penyesuaian dengan mesin baru ala MotoGP. Dengan bakat yang dimiliki Toprak, Pavesio yakin banget akan mudah bagi satu-satunya pembalap muslim di MotoGP itu dari Yamaha R1 ke Yamaha M1 dengan kapasitas 1000cc.
Nantinya Pirelli akan menjadi pemasok ban untuk MotoGP, setelah sebelumnya lebih banyak bermain di Superbike. Jadi adaptasi Toprak akan lebih mudah, karena berarti menggunakan ban yang sama. Pemasok ban tahun 2027 akan berganti dari Michelin menjadi Pirelli.
Bagaimana dengan mesin? Apakah tetap inline atau ganti V4? Secara diplomatis Pavesio menjawab, belum ada keputusan soal penggantian mesin. Hanya saja pengembangan mesin baru masih terus jalan. Kalau nanti hasilnya bagus, mesin baru V4 akan menjadi mesin tahun depan. Tinggal penyelesaian prosesnya saja. Pavesio juga belum memutuskan siapa yang akan jadi partner Toprak, apakah Fabio Quartararo atau Alex Rins yang akan digeser ke Pramac.
Pavesio juga akan mengumumkan siapakah diantara Miguel Oliveira atau Jack Miller yang akan keluar dari Pramac, karena kedua pembalap ini akan habis masa kontraknya pada 2026. Selain itu ada pertimbangan juga dengan Manuel Gonzales yang sekarang memimpin di Moto2 dan mantan pembalap Yamaha. Semua keputusan itu baru akan terkuak selepas GP Brno Ceko 20 Juli mendatang. (AT Crashnet / Photo: MotoGP.com)
