KTM Berharap Banyak Pada Perangkat Aerodinamis
Artikel Terjemahan Jeda musim panas kompettisi tahun ini benar-benar dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh tim KTM, untuk menyempurnakan perangkat aerodinamisnya, demi menghadapi putaran ke dua MotoGP 2025. Dengan kondisi sedang seret karena mengalami krisis keuangan, pabrikan asal Mattighofen Austria itu menegaskan ingin tetap berkiprah di MotoGP untuk memperkenalkan teknologi motornya dan mendukung penjualan motor KTM ke seluruh dunia.
Enea Bastianini adalah salah satu pembalap yang paling diandalkan KTM saat ini untuk membantu pengembangan motor. Enea yang pindah dari Ducati tahun lalu ini mengakui pengujian perangkat aerodinamis terbarunya memberi harapan untuk bisa tampil kompetitif diputaran ke-2 sebentar lagi. Dengan Austria sebagai balapan berikutnya, jelas akan sangat menguntungkan tim Tech3 KTM, karena bisa menghemat banyak waktu dan bisa melakukan pengujian dengan lebih banyak dengan kondisi keuangan tim saat ini.
Di putaran ke-2 bulan ini, akan ada balapan kandang yeng berlangsung di kandang Red Bull di Austria yang juga jadi markas KTM disana. Wajar kalau dalam balapan nanti, Baastianini berharap banyak bisa meraih poin untuk menaikkan peingkat klasemennya, sekaligus mengangkat citra KTM yang belakangan ini harus berjuang keras karena masalah keuangan. Kepindahan pembalap asal Italia ini juga sekaligus untuk membuktikan dirinya mampu beradaptasi dengan RC16, meski awalnya berjuang keras untuk bisa menyesuaikan diri.
Saat ini Enea Bastianini jadi penghuni peringkat 17 dalam klasemen dengan poin yang diperoleh baru 49, dan finish terbaiknya pada balapan sebelumnya adalah peringkat 9.
Dengan balapan kandang pekan depan, seluruh pembalap KTM otomatis menjadi termotivasi untuk tampil sebaik mungkin di hadapan para pendukung setia, sekaligus membuktikan perangkat aero yang diuji saat jeda MotoGP kemarin mampu memberikan hasil yang lebih baik. Bastianini juga mengaku sangat siap untuk memulai kembali balapan putaran ke-2 ini, untuk bisa tampil lebih baik lagi bagi tim.
Dengan bekal hasil tes aero yang menjanjukan, ditambah balapan kandang pekan ini, jelas menjadi motivaasi tambahan untuk pembalap bejuluk "Bestia" itu. Rider asal Italia ini juga mengaku trek di Spelberg adalah trek yang masuk kategori favorit, sehingga sekarang waktunya tampil habis-habisan.
Bestia mengakui sirkuit Brno memang memberikan kepercayaan diri lebih tinggi dengan capaian terbaiknya sebelum jeda lalu. Sekarang saatnya pembuktian di hadapan publik Austria bahwa RC16 bisa menggila di sirkuit kandang sendiri. Sirkuit ini juga menyenangkan bagi Bestia, dengan keberhasilannya tahun lalu finish ke-3 dan sekaligus memberi podium pertamanya untuk KTM. (AT Crashnet / Photo: PaddockGP)
