Yamaha: Fabio Quartararo Bisa Mengendarai Motor V4 Asal...


Artikel Terjemahan
Fabio Quartararo bisa turun dengan mesin V4 dengan syarat, motor itu harus mampu bersaing dengan mesin lama inline4 untuk syarat bisa memulai debut balapan. Mesin yang saat ini dipakai masih berspesifikasi inline 4 yang punya keunggulan tarikan akselerasi yang smooth dan dikenal sebagai motor raja tikungan, meski para pesaing terutama dari Ducati dan Aprilia mulai mendekati dan bahkan di trek lurus merekalah rajanya.

Motor inline Yamaha pertamakali diperkenalkan tahun 2002, sementara V4 masih dalam tahap pengembangan. Karena performa mesin inline yang makin ketinggalan di trek lurus, meski digaji paling besar di paddock MotoGP saat ini, namun pembalap asal Perancis itu menginginkan motor yang bisa bersaing dengan para pemakai mesin V4, yaitu Ducati, KTM, dan Aprilia yang lebih dulu menggunakan basis mesin ini. Honda sebetulnya juga termasuk, namun status sebagai tim konsesi mengaharuskan Honda bekerja keras untuk bisa membuat motor kencang seperti kejayaan mereka tahun 2019 lalu.

Fabio tentu saja senang dengan kabar akan diizinkannya mengendarai motor V4 Yamaha meski dengan syarat harus bisa mengalahkan mesin inline lebih dulu. Sirkuit Misano Italia akan menjadi tempat penentuan ujicoba motor baru Yamaha ini, dengan tes awal akan dilakukan tester Augusto Fernandez yang akan turun sebagai wild card dengan mengendarai motor ini di Misano.

The Frenchman sendiri tidak mengelak akan mengendarai mesin V4 di musim kompetisi tahun ini, tentu setelah pengujiannya beres. Fabio hanya menegaskan, yang penting harus ada perubahan dari motor lama bermesin inline yang sudah kepayahan mengejar lawan-lawannya yang bermesin V4. Juara dunia MotoGP 2021 ini sebetulnya agak kaget waktu ternyata mengetahui belum ada tawaran dari Yamaha untuk mengendarai motor bermesin V4.

Meski Yamaha berharap mesin V4 nanti tangguh di pengereman, Quartarato menekankan pentingnya performa mesin untuk bisa bersaing dengan tim lain. Pembalap andalan Yamaha itu merasa jengah dengan terlalu seringnya diovertake saat sedang balapan, dan tak bisa memacu motor lebih kencang lagi untuk mengejar. Karena itulah Fabio menekankan pentingnya motor yang bisa fight selama balapan, untuk bisa bersaing dengan lawan-lawannya.

Sementara itu Augusto Fernandez mengatakan, output power mesin V4 masih belum diketahui, namun insinyur Yamaha sempat menjelaskan kalau performanya agak dibatasi untuk mengantisipasi buasnya tenaga yang dilontarkan. Fernandez bisa mengatakan itu karena telah mengujinya waktu balapan di Brno Ceko. Fabio Quartararo selama ini telah membukukan 4 pole position dan 1 kali podium musim ini, dan menduduki peringkat 10 klasemen sementara dengan versi terbaru Yamah bermesin inline. Yamaha harus bergegas karena tahun 2027 nanti, kapasitas mesin akan dikurangi menjadi 850cc. (AT Crashnet / Photo: Motorsport)

Popular posts from this blog

Rivola: Kami Pasti Kalahkan Marquez Tahun Depan

Ezpeleta: MotoGP Juga Bisa Pakai Sirkuitnya F1

Honda Rebel 2026 Dengan Warna dan Styling Baru