Sebastian Porto: Marquez Seng Ada Lawan


Artikel Terjemahan
 Pujian demi pujian terus melayang untuk Marc Marquez, pembalap unggulan yang sekarang bernaung di tim Ducati Lenovo. Salah satunya datang dari mantan pembalap Sebastian Porto. Mantan pembalap berkebangsaan Argentina itu memperkirakan, dengan kondsi saat ini Marquez akan bisa menjadi juara dunia MotoGP 2025. Itu komentar Porto menyoroti situasi saat ini dimana Marquez sangat dominan sampai menjelang musim berakhir, dan bukan tidak mungkin pembalap asal Cervera Spanyol itu menjadi juara dunia saat MotoGP berada di Jepang.

Dalam perbincangan yang dikutip Crashnet, Porto juga menyoroti rencana pemisahan MotoGP dari Moto2 dan Moto3. Menurutnya itu bukan ide yang bagus meski segala sesuatunya harus dibicarakan lagi.

Khusus kans Marc Marquez, Porto melihat sosok Marquez adalah pribadi yang unik, dan bisa saja mantan pembalap Honda itu akan juara dunia di Motegi dengan kondisi saat ini. Porto melihat aspek kecepatan dan pengalaman Marquez sangat berperan. Apalagi juara dunia 7 kali itu juga punya mental baja.Tak peduli pernah jatuh dan cedera parah waktu di Honda, Marquez akan selalu bangun lagi dan meraih juara.

Pensiunan pembalap asal Argentina itu juga melihat, aspek mental itulah yang membuat Marc Marquez berbeda. Apalagi pembalap bernomor motor 93 itu bisa mengelola ban dengan baik meski gaya balapnya terutama saat menikung dan itu cocok dengan karakter mesin Ducati. Porto juga melihat kemampuan balap Marquez itulah yang sekarang mendorong MotoGP naik ke level berikutnya, karena bakat kakak Alex Marquez ini luarbiasa.

Porto juga melihat gaya pengereman Marc Marquez adaptif dengan motor Ducati saat ini. Itu juga yang membuat pabrikan asal Italia ini tak terkalahkan sejak seri awal kompetisi tahun ini berlangsung, dan itu terus terjadi sampai saat ini. (AT Crashnet / Photo: MotoGPcom)

Popular posts from this blog

Rivola: Kami Pasti Kalahkan Marquez Tahun Depan

Ezpeleta: MotoGP Juga Bisa Pakai Sirkuitnya F1

Honda Rebel 2026 Dengan Warna dan Styling Baru