Aprilia Sekarang Sudah Melampaui Ducati Setelah Kemenangan di Australia
Artikel Terjemahan Aprilia sekarang sudah semakin dekat dengan Ducati, bahkan sudah bisa melampaui kemajuan dari tim asal Borgo Panigale tersebut. Setidaknya itu yang terucap dari seorang Fabio di Giannatonio setelah kemenangan Raul Fernandez akhir pekan lalu di Philip Island Australia. Philip Island jadi penanda akhir pekan kedua berturut-turut munculnya Aprilia sebagai pesaing terberat Ducati yang sekian lama jadi raja di MotoGP. Pasca balapan di Mandalika, meski Marco Bezzechi dan Marc Marquez bertabrakan, namun tidak bisa dipungkiri kalau performa Aprilia sudah bisa melampaui Ducati.
Wakil Aprilia yang tiba-tiba moncer di Philip Island adalah Raul Fernandez yang biasanya tidak pernah jadi pembalap di grid depan. Adapun Marco Bezzechi harus puas dengan podium 3 yang diraihnya dengan susah payah setelah di sprint race pada hari Sabtu akhir pekan lalu Bez justru juara. Ini jadi bukti kalau performa tim asal Noale Italia itu sudah mampu bersaing dan bahkan melebihi Ducati yang selama ini jadi favorit juara, dan makin digdaya begitu Marc Marquez bergabung dan jadi bagian dari tim asal Borgo Panigale itu.
Di sisi lain, karena mendapat sokongan Ducati untuk motornya, Fabio di Giannantonio hanya berucap kalau akhir pekan lalu menjadi akhir pekan dengan situasi sulit untuknya. Namun yang pasti, Raul Fernandez telah mengacak-acak para pembalap Ducati, meski telah memberi perlawanan sengit dengan finishnya Diggia dibelakang Fernandez pada balapan utama.
Paling tidak, Diggia mengakui kalau kompeitor Ducati sekarang sudah bekerja keras dan mereka sudah di jalur menuju kemenangan. Apalagi pembalap asal Italia itu juga melihat kalau setiap pabrikan sekarang sudah makin memperpendek jarak dengan Ducati. Salah satu yang paling mendekati performa Ducati saat ini adalah Aprilia. Diggia juga menambahkan, memang Honda sekarang sudah makin dekat, Yamaha juga dengan seringnya Fabio Quartararo meraih pole position tahun ini. Total ada lima kali start terdepan yang diraih pembalap asal Nice Perancis itu.
Dengan makin banyaknya lawan yang mendekat, Diggia menegaskan harus bekerja lebih keras lagi untuk tahun ini dan tahun depan. Hanya saja Diggia tetap yakin dengan tim VR46 yang disokong Ducati, mereka akan mampu berbuat lebih baik dan lebih banyak untuk kemajuan. Pembalap bernomor motor 49 itu sudah tidak sabar ingin mulai bekerja dengan motor tahun depan untuk melihat seberapa jauh kemajuan yang didapat.
Di lain pihak, CEO Aprilia Massimo Rivola menyatakan kalau sekarang Aprilia RSGP sudah lebih baik di tiap sirkuit. Jadi tidak hanya sirkuit tertentu terutama yang memiliki karakteristik stop and go. Disitulah para pembalap bisa dengan tenang menjalankan tugasnya untuk menjadi yang tercepat dan terbaik di setiap seri.
Menurut Rivola, kehadiran Fabiano Sterlacchini sebagai direktur teknik yang baru di tim ini sangat berdampak positif. Karena itulah sekarang Rivola bisa lebih tenang menjalankan tugasnya, karena sekarang motornya sudah bisa bersaing dengan rival yang semula dianggap paling kencang dan tidak bisa dilawan karena kestabilan dan kekuatan motornya. Yang membuat Aprilia makin lebar senyumnya adalah keberhasilan Raul Fernandez memenangkan balapan di Philip Island Australia akhir pekan kemarin. (AT Motorsport / Photo: MotoGP)
