Bajaj Auto Kurangi Karyawan Departemen Balap KTM
Artikel Terjemahan Pemilik baru KTM dari India Bajaj Auto menyatakan akan mengurangi karyawan di divisi balap KTM. Sebagai pemilik baru dengan saham mayoritas, Bajaj merasa perlu merestrukturisasi diri dan mengurangi cost yang dianggap berlebihan di dunia balap. Itu berarti juga mengorbankan nama besar KTM yang selama ini terkenal hebat di ajang balap otomotif, mulai dari rally, balap ketahanan, sampai MotoGP.. Ini dilakukan untuk merampingkan kondisi perusahaan yang sedang bermasalah dalam finansial.
Yang dikurangi adalah karyawan sektor balapan, sedangkan sektor produksi tetap dipertahankan, terutama yang berkaitan dengan penjualan domsetik dan ekspor. CEO Bajaj Rajiv Bajaj kepada CNBC menjelaskan situasi finansial KTM saat ini, yang dianggapnya aneh, karena tetap mempertahankan organisasi perusahaan dengan banyak divisi sehingga jadinya gemuk sekali. Rajiv melihat ada peluang mengurangi pengeluara 50 persen dengan memangkas beberapa bidang, termasuk R&D, marketing, operasional, dan administrasi umum.
Menurut Rajiv, saat ini ada sekitar 4000 karyawan KTM, dan tidak semuanya terlibat dalam produksi motor dan segala hal yang berhubungan dengan motorsport. Untuk itulah pemangkasan perlu dilakukan untuk mengefektifkan kinerja perusahaan, sekaligus mengurangi biang masalah terlalu banyaknya karyawan yang bekerja di pabrikan motor asal Austria itu.
Menurut Rajiv, KTM India punya kinerja yang kuat. Terbukti dari penjualan domestik menguasai pasar dengan 70% pertahuunnya yang dipegang KTM Duke 160. Sementara ekspor sudah mulai bergerak normal, meski ada kebijakan pemberlakuan pajak 50% di Amerika Serikat. Meski begitu, Rajiv tetap optimis penjualan KTM akan terus meningkat.(AT Motosan / Photo: KTM)
