Ducati: Kami Harus Menemukan Penyebab Bencana Bagi Pecco
Artikel Terjemahan Ducati penasaran dengan apa yang terjadi pada Francesco Bagnaia, karena masalah motor sebetulnya sudah teratasi, dan Pecco juga sudah membuktikan diri mampu jadi juara dunia dengan motor pabrikan Borgo Panigale itu. Karena itu melihat prestasi Pecco yang terus menurun pasca masuknya Marc Marquez jadi rekan setimnya menarik perhatian para petinggi Ducati.
Manajer Davide Tardozzi sampai melontarkan pernyataan, "Kami menghadapi pekan yang sulit di Mandalika," terkait kegagalan Pecco sukses di Mandalika, dan justru pembalap satelitlah yang berjaya disana. Tardozzi juga mengaku bingung atas masalah kemajuan yang dialami Pecco Bagnaia, terutama saat di Mandalika kemarin. Juara dunia MotoGP 2 kali itu kemarin dalam balapan start dari posisi 16, dan finish paling belakang dalam balapan utama, sesuatu yang sebelumnya tidak pernah dialami tim hebat sekelas Ducati.
Kalau soal motor dan pembalapnya, Pecco bahkan membuktikan bisa menang di Motegi dan bahkan mendominasi disana. Motor yang dipakai pun sama Ducati GP25. Memang sempat muncul rumor kalau Pecco memakai mesin tahun lalu yang terbukti ampuh mengantarkan Bagnaia menjadi juara. Apalagi paket mesin yang digunakan di Jepang dan Mandalika sama persis. Karena itu Tardozzi hanya bisa bilang, manajer teknik Ducati Gigi Dal'igna sedang fokus dengan masalah ini.
Tardozzi hanya bisa berharap masalah Pecco Bagnaia dan motornya akan teratasi dalam balapan berikutnya di Philip Island Australia, yang menjadi salah satu trek favoritnya. Waktu ditanya soal masalah mental karena menduetkan dua juara dunia dalam satu tim, Tardozzi mengatakan dengan tegas tentu saja bukan masalah itu. Sekarang fokus tim adalah balapan berikutnya meski memang terasa aneh dengan motor sempurna dan pembalap prima, namun bisa finish paling belakang bahkan dari pembalap yang biasa sunmori alias pembalap paling belakang sekalipun.
Potensi motor jelas terlihat dari kemenangan Fermin Aldeguer dan performa bagus Alex Marquez. Karena itu sekarang tim Ducati sedang berupaya mencari solusi untuk pembalapnya supaya bisa tampil didepan lagi seperti sebelumnya. Tadozzi mempercayakan aspek teknisnya pada mekanik tim yang sudah terbukti hebat. Balapan berikutnya akan berlangsung di Philip Island Australia dan Sepang Malaysia. (AT Crashnet / Photo: Motorsport)
