Honda Sudah Lebih User Friendly di MotoGP
Artikel Terjemahan Pabrikan Honda sekarang boleh berbangga karena sudah bisa lepas dari ketergantungan terhadap Marc Marquez sehingga sempat menjalin kerjasama dalam jangka panjang sebelum akhirnya juara dunia 7 kali itu hengkang ke Ducati. HRC sebagai induk tim balap Honda menyatakan, sekarang mereka sudah bisa lepas dari bayang-bayang Marquez, dan siap menyambut tantangan dalam kompetisi MotoGP tahun depan.
Kalau dulu pengembangan Honda hanya bertumpu pada 1 Marc Marquez, sekarang Honda sudah lebih ramah pada semua pembalapnya. Test rider Stefan Bradl menyatakan, saat ini Honda sudah tidak lagi membutuhkan seorang pengambil resiko besar seperti Marc Marquez dulu. 2024 adalah tahun terburuk Honda sebelum akhirnya bangkit dan siap berkompetisi tahun depan meski status sebagai tim konsesi masih ada.
Merek Jepang ini berhasil kembali naik podium waktu GP Perancis dengan tim LCR yang menobatkan Johann Zarco, dan juga meraih keberhasilan di GP Inggris di Silverstone. Dengan sisa 4 balapan lagi tahun ini, Honda sudah mendapat 46 poin keunggulan dari Yamaha dalam peringkat, dan hanya tertinggal 44 poin dari KTM. Motor RC213Vjuga menerima banyak update musim ini termasuk sasis dan mesin. Posisi sebagai tim konsesi memungkinkan Honda bangkit dan mengejar ketertinggalan.
Karena itulah Stefan Bradl menyatakan, sekarang Honda sudah tidak perlu pembalap nekad seperti yang dulu pernah dilakukan Marc Marquez. Menurut Bradl, Honda sudah menguji banyak swingarms, suspensi, dan sasis dalam 3 tahun terakhir ini, dan itu sudah kemajuan besar untuk tim asal Jepang ini.
Faktor mesin juga termasuk dalam pengembangan dengan memanfaatkan status konsesi untuk melakukan lebih banyak pengembangan dan ujicoba. Inilah yang akhirnya membuat insinyur Honda bisa bernafas lega, karena sekarang motornya lebih user friendly dan tidak harus ngotot seperti zaman masih diperkuat Marc Marquez yang harus sering jatuh bangun untuk mengembangkan motor.
Peran Romano Albesiano yang direkrut dari Aprilia juga ikut membuat Honda makin perkasa. Sekarang Honda kembali menjadi pusat incaran para pembalap yang ingin mengembangkan karirnya. Saking gencarnya melakukan pengembangan, bahkan Jorge Martin sempat diisukan pindah ke Honda sebelum akhirnya batal dan tetap besama pabrikan asal Noale Italia itu.
Rumor lain yang juga beredar karena perkembangan Honda yang signifikan, sekelas Pedro Acosta dari KTM juga dikabarkan tertarik. Setidaknya dengan capaian ini, Honda baru akan bisa efektif kembali menjadi motor juara tahun 2027. (AT Crashnet / Photo: MotoGP)
