Saatnya Aprilia Bidik Juara Dunia 2026




Artikel Terjemahan
 Sesudah performa luarbiasa ditunjukkan Marco Bezzechi sejak di Mandalika sampai Philip Island akhir pekan lalu, CEO Aprilia Massimo Rivola menyatakan, sekaranglah waktunya Aprilia membidik gelar juara dunia untuk musim 2026 mendatang. Rivola bahkan sudah menegaskan, sekarang waktunya meruntuhkan dominasi Ducati di MotoGP dan visi Aprilia tahun depan adalah bersaing memperebutkan gelar.

Aprilia saat ini menjadi satu-satunya penantang yang tingkat kekompeitifannya sudah setara Ducati sekaligus jadi ancaman pabrikan asal Borgo Panigale itu untuk terus mendominasi, terutama dengan dua pembalap andalannya Pecco Bagnaia dan Marc Marquez yang tahun ini meraih juara dunia.

Ancaman Aprilia menjadi title contender makin terlihat waktu di Philip Island. Sejak start sampai finish pembalap Aprilialah yang dominan. Bahkan Raul Fernandez yang selama ini jarang terlihat di barisan depan, justru jadi juara di Australia dengan tim satelit Trackhouse. Sementara Marco Bezzechi melengkapi dominasi Aprilia dengan finish di podium 3 meski kena hukuman double long lap penalty karena bertabrakan dengan Marc Marquez waktu di Mandalika.

Dominasi Ducati di MotoGP terus digerus Aprilia tahun ini, dengan kemenanga baik sprint race maupun balapan utama. CEO Aprilia Massimo Rivola juga menegaskan, sekarang saatnya Aprilia menargetkan juara dunia. Menurutnya, Aprilia sudah punya segalanya untuk bisa mencapai target juara dunia. Apalagi sekarang bukan cuma Marco Bezzechi yang berjuang, tapi Jorge Martin sudah pulih dari cederanya dan memastikan tetap berada bersama tim asal Noale itu, setelah sebelumnya sempat berencana pindah tim setelah cedera parah waktu di Qatar.

Rivola juga bangga tim satelitnya yaitu Trackhouse mampu tampil luarbiasa dengan berhasilnya Raul Fernandez menjuarai balapan di Philip Island Australia pekan lalu. Dengan hasil positif itulah Rivola berani menargetkan Aprilia untuk ikut bersaing memperebutkan juara dunia. Bukan lagi penggembira. Sekarang ini Bezzechi ada di urutan 3 klasemen setelah Alex Marquez dan Marc Marquez sebagai pemuncak klasemen. Sedangkan Pecco Bagnaia tergusur ke posisi 4 klasemen.

Bagi Rivola, ini kemajuan yang menggembirakan, sehingga Aprilia berani mematok target meraih juara dunia untuk kompetisi tahun depan. Yang membuat Rivola makin yakin dengan kemampuan Aprilia adalah di setiap balapan selalu ada Bezzechi, seperti di India yang merupakan trek baru, belum lagi Assen dan Argentina. Aprilia saat ini duduk manis di posisi 2 dengan raihan 345 poin dan dengan 3 balapan lagi yang masih tersisa. Sementara Ducati masih jadi pemuncak klasemen dengan 671 poin. (AT Cradhnet / Photo: PaddockGP)

Popular posts from this blog

Rivola: Kami Pasti Kalahkan Marquez Tahun Depan

Ezpeleta: MotoGP Juga Bisa Pakai Sirkuitnya F1

Honda Rebel 2026 Dengan Warna dan Styling Baru