Yamaha V4 Butuh Sesuatu Yang Lain Untuk Bisa Berbicara Banyak
Artikel Terjemahan Awal muncul, optimisme para petinggi Yamaha memuncak dan yakin YZR-M1 bermesin V4 akan bisa tampil garang dan jadi senjata yang ditakuti lawan. Tapi apa yang terjadi? Motor yang awalnya digadang-gadang bakal jadi lawan menakutkan untuk Ducati, Aprilia, KTM, dan juga Honda, ternyata butuh sesuatu yang lebih untuk bisa banyak berbicara di MotoGP. Tes di Sepang pekan lalu membuktikan, motor ini masih harus disempurnakan lagi supaya bisa melawan rival-rivalnya yang sudah maju lebih dulu dengan mesin V4. Sesi GP Malaysia pekan lalu menjadi sesi sulit untuk Yamaha, dan pabrikan berlogo garpu tala ini butuh sesuatu yang lebih baik untuk bisa berbicara banyak di MotoGP.
Augusto Fernandez sudah membuktikannya. Test rider asal Spanyol itu malah mengakui kalau antara V4 dan mesin inline yang biasa dipakai Yamaha tidak ada bedanya. Fernandez yang tampil kali kedua akhir pekan lalu sebagai pembalap wildcard, mengakui kalau motor sekarang tidak ada bedanya dengan yang dipakai selama ini.
Catatan waktu Fernandez juga buruk untuk motor bermesin V4 yang digadang-gadang bakal bisa mengimbangi lawan-lawan Yamaha yang sudah lebih dulu menggunaan mesin V4. Tester asal Spanyol itu lebih lambat 25 detik dari pemenang balap sprint akhir pekan lalu, dan bahkan mencatat lebih dari 47 detik lebih lambat waktu balapan utama.
Top speed Yamaha juga bisa dibilang kurang bertenaga, karena hanya menyentuh 329,2 km/jam. Bandingkan dengan Pedro Acosta akhir pekan lalu yang bisa membukukan 341,7 km/jam. Bahkan motor Yamaha paling kencang di MotoGP dengan rider Fabio Quartararo hanya menyentuh 333,3 km/jam. Sementara sesama pembalap Yamaha, Jack Miller, 336,4 km/jam.
Test rider Augusto Fernandez mengakui akhir pekan lalu adalah pekan yang sulit bagi Yamaha dibanding terakhir kali tes di Misano Italia. Sisi positif yang bisa diambil adalah, tim Yamaha berada di jalur yang sama dalam pengembangan, tidak berjalan sendiri-sendiri. Sekarang tinggal menghadapi tes terakhir yang akan berlangsung di Valencia November mendatang. Fernandez juga menyebut Yamaha butuh sesuatu yang lain untuk mendorong kecepatan dan performa motor lebih baik. (AT Crashnet / Photo: MotoGP)
