Penutup Lubang Saluran Air GP Las Vegas Sebabkan Kekacauan


Artikel Terjemahan
 Sesi Free Practise menjelang balapan di Las Vegas Amerika Serikat terhenti karena tutup manhole untuk saluran air. Ini membuat keadaan sempat kacau kemarin. Kejadiannya di tikungan 17. Pengawas balap tidak bisa melihat dengan jelas menggunakan kamera yang ada. Karena itu marshal mengibarkan bendera merah tanda sesi saat itu dihentikan karena insiden tutup lubang jalan yang lepas itu.

Insiden tutup lubang jalan yang lepas itu membuat sesi latihan terpotong sekitar 16 menit sebelum akhirnya diputuskan mengakhiri sesi latihan lebih cepat. FIA menyatakan, setelah interupsi pertama, personel kontrol menemukan tutup lubang itu bergerak dan membahayakan jalannya balapan waktu para pembalap melintas. Akhirnya diputuskan mengibarkan bendera merah tanda sesi ini dihentikan.

Kejadian semacam ini bukan yang pertama. Waktu tahun 2023, pembalap Spanyol Carlos Sainz yang ketika itu mengendarai Ferrari melintas disana, dan lepasnya penutup lubang manhole itu menyebabkan rusaknya bagian sasis dan bodi mobil bagian bawah, dan berlanjut ke bagian mesin yang memang terpasang di bawah. Mobil Eseban Ocon dari Alpine juga sampai harus ganti sasis karena kerusakan akibat menghantam penutup lubang jalan yang lepas itu.

CEO Las Vegas GP Renee Wilm menjelaskan, semua staf bekerja sampai malam untuk memastikan kejadian ini tidak berulang lagi untuk besoknya. Sebagai bentuk pertanggungjawaban, semua pembalap, kru, dan bahkan para penonton diantarkan sampai hotel tempat menginap.

Kejadian manhole yang lepas ini bukan cuma akhir pekan kemarin. Bahkan waktu di Baku Azerbaijan juga sampai menghentikan balapan sesudah mobil George Russell dari Mercedes jadi korban lepasnya penutup lubang jalan itu. Dalam sejarah F1 sendiri, masalah penutup jalan untuk menanggulangi genangan di sirkuit justru jadi sorotan karena berpotensi mencelakakan para pembalap.

Kejadian serupa juga ada di Monaco waktu balapan tahun 2018. Ketika itu yang jadi korbannya adalah tim Red Bull Racing waktu sesi latihan di Monte Carlo dan Max Verstappen yang jadi korban. Ketika itu pengawas balap Charlie Whiting sampai datang ke lokasi untuk memeriksa langsung. Penutup lubang manhole ini sebetulnya ditutup rapat terutama menjelang balapan, namun dalam beberapa kasus ternyata masih sering terjadi hal seperti ini. Penutup lubang manhole ini terbuat dari plat besi berukuran 25x25 sentimeter dan dibaut pada 4 titik supaya solid. Penutup ini juga selalu diperiksa FIA yang selalu berkoordinasi dengan penyelenggara balapan untuk memeriksa penutup-pentutup jalan yang ada di sirkuit, terutama pada Kamis malam saat pekan balapan berlangsung. Inspeksi ini juga dilakukan saat ada insiden serupa tahun 2018 silam. 

Penutup lubang yang bermasalah ini terjadi di hampir semua sirkuit. Selain Las Vegas yang terbaru, kalau dirunut ke belakang, kejadian serupa juga terjadi di Sepang Malaysia dengan korban tim Williams yang saat itu diperkuat pembalap Rubens Barrichello. Ini baru sekelumit dari penelusuran tutup manhole yang berpotensi mencelakakan dalam kompetisi sekelas F1. (AT Autosport , Crashnet / Photo: Score.com)

Popular posts from this blog

Rivola: Kami Pasti Kalahkan Marquez Tahun Depan

Ezpeleta: MotoGP Juga Bisa Pakai Sirkuitnya F1

Honda Rebel 2026 Dengan Warna dan Styling Baru